Dokter Terkejut saat Diagnosis Organ Intim Wanita yang Sering Ditinggal Pacar

Ahli bedah melakukan pemotongan dan membuka lapisan tebal kulit yang menutupi miss v Devan untuk membuat lubang miss v.

Tayang:
Editor: Marlen Sitinjak
Net
Ilustrasi 

Tribunnewsbogor.com/Vivi Febrianti

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Seorang wanita muda berharap memiliki keturunan dari hasil pernikahan dengan suaminya.

Namun, tampaknya itu adalah hal mustahil.

Sebab, sejak kecil ia dilahirkan tanpa 'miss v'.

Sebuah keluarga lengkap dengan suami yang penuh kasih dan anak-anak menggemaskan, adalah impian hampir setiap wanita.

Sayangnya untuk beberapa pasangan, memiliki anak mereka sendiri adalah mustahil.

Baca: Aneh, Alat Kelamin Pria Ini Pindah ke Lutut

Devan Merck (23) tahun lahir tanpa miss v, dan memiliki anak sayangnya tidak mungkin baginya.

Dikutip dari laman viral4real, ia tidak punya saluran vagina, rahim cacat dan tidak ada leher rahim.

Hal itu mulai terjadi pada dirinya ketika ia berusia 12 tahun.

Dia dan suaminya, bermimpi untuk bisa memiliki anak dalam waktu dekat.

"Selama bertahun-tahun saya diganggu dan merasa berbeda. Anak-anak akan menyebut saya 'anak' dan 'aneh'," katanya.

Bahkan ia menceritakan, beberapa pacarnya akan menghilang ketika mereka menyadari bahwa dirinya tidak akan bisa berhubungan intim dengannya.

Baca: Wanita Cantik Ini Dilahirkan Tanpa Miss V, Bisakah Dia Punya Anak?

Dia didiagnosis dengan sindrom Mayer-Rokitansky-Kuster-Hauser.

"Hal itu membuat sebagian besar pacar-pacar saya menjauh setelah belajar dari kondisi saya ini," ujarnya.

Saat menginjak usia 16 tahun, ia memiliki secercah harapan.

Ahli bedah melakukan pemotongan dan membuka lapisan tebal kulit yang menutupi miss v Devan untuk membuat lubang miss v.

Hal itu memungkinkan dirinya untuk berhubungan intim dengan suaminya setelah menikah.

Hari ini, Devan dan suaminya Trent berharap untuk memiliki keluarga yang lengkap melalui IF.

Devan pelajari baru-baru bahwa dia memang memiliki kedua ovarium, memberikan suaminya Trent, harapan untuk memiliki anak kandung.

Apa sindrom Mayer-Rokitansky-Kuster-Hauser?

Sindrom Mayer-Rokitansky-Kuster-Hauser (MRKH) adalah sebuah anomali yang dimiliki I anomali duktus Mullerian kelas.

Ada dua bentuk yang berbeda dari sindrom ini: bentuk khas (tipe A) dari sindrom ini ditandai dengan tidak adanya bawaan dari rahim dan vagina bagian atas dengan ovarium normal dan saluran tuba.

Sumber: Tribun Bogor
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved