Uang Nasabah Hilang

BREAKING NEWS: Penarikan Dilakukan Pembobol dengan Mata Uang Asing

Lantaran data yang ada pembobolan dilakukan pihak luar dan berada di luar negeri, tentunya BNI akan menindaklanjuti secara institusional.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Branch Manager PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Pontianak, Ignatius Arie Nugroho. 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Branch Manager PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Pontianak, Ignatius Arie Nugroho memastikan dari data yang ada penarikan sejumlah dana yang raib dilakukan dari luar negeri yaitu cirrus dan tidak ada record transaksi dari mesin ATM dalam negeri.

Baca: BREAKING NEWS: BNI Imbau Nasabah Ganti Pin Secara Periodik dan Jaga Kerahasiaannya

"Mereka melakukan dengan mata uang asing (makanya ada pecahan kecil). Bisa dari USD maupun mata uang lainnya. Sehingga terbaca nasabah dalam mata uang yang sudah dikonversikan ke rupiah. Maka dari itu BNI menegaskan raibnya dana nasabah bukan karena kecurangan internal atau oknum BNI tetapi murni karena cybercrime ada yang mencoba untuk membobol sistem BNI,"ujar Arie pada Senin, (5/12/2016).

Lantaran data yang ada pembobolan dilakukan pihak luar dan berada di luar negeri, tentunya BNI akan menindaklanjuti secara institusional.

"Kami ingin kasus ini cukup disini dan tidak terjadi di tempat lain. Kami sedang mengkalkulasikan dan tanpa nasabah melapor jika terdeteksi maka kami yang akan menghubungi nasabah untuk dilakukan penyelesaian. Tentunya BNI secara institusional dan yang mempunyai kewenangan ada di kantor pusat yang memiliki kewenangan nantinya managemen pusat yang akan melaporkan ke aparat," tutur Arie.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved