Bupati: Pengerjaan Imbal Swadaya Bangun Jalan Lingkungan Harus Berkualitas
Menurut Rusman Ali dengan sistem imbal swadaya jika dibagi kepada RT, rata-rata dapat bantuan semen sekitar 250 - 300 sak per RT
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Pemerintah Kubu Raya akan menerapkan sistem imbal swadaya terhadap pembangunan khusus jalan lingkungan.
Bupati Kubu Raya Rusman Ali mengatakan sistem imbal swadaya ini dalam bentuk bantuan bahan material seperti pasir, semen maupun batu. Pengerjaannya harus menggunakan molen (alat pencampur semen) sehingga kualitasnya bisa lebih baik dan tahan hingga 5 tahun.
"Dengan anggaran Rp 60 miliar, perhitungannya bisa mendapatkan 400 ribu zak semen. Saya harapkan untuk tahun ini bisa didistribusikan sekitar 1.500 zak," ujarnya, Kamis (1/12/2016).
Menurut Rusman Ali dengan sistem imbal swadaya jika dibagi kepada RT, rata-rata dapat bantuan semen sekitar 250 - 300 sak per RT. Sisanya digunakan untuk tahun berikutnya.
"Jumlah itu bisa untuk perbaikan jalan sampai 400 atau 500 meter. Tapi tidak semuanya dapat jumlah yang sama karena sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan," tuturnya.
Bupati menambahkan, kendati imbal swadaya dianggarkan namun program jalan poros tetap dilaksanakan hingga target diharapkan tercapai.
"Untuk target jalan poros kita tetap karena ini kita utamakan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/rusman-ali_20161128_191109.jpg)