Wabup Sintang: Kebakaran Kantor Bupati Melawi Harus Jadi Pelajaran
Wakil Bupati Sintang Askiman menyampaikan keprihatinan terkait musibah kebakaran yang menimpa Kantor Bupati Melawi beberapa hari lalu.
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Wakil Bupati Sintang Askiman menyampaikan keprihatinan terkait musibah kebakaran yang menimpa Kantor Bupati Melawi beberapa hari lalu.
Baca: Gedung Terbakar, Ini Tiga Alternatif Pengganti Kantor Bupati Melawi Sementara
“Ya, Pemkab Sintang ikut prihatin terhadap musibah tersebut. Mereka kehilangan banyak hal,” ungkapnya.
Terbakarnya Kantor Bupati tentu mempengaruhi pelaksanaan tanggung jawab dan operasional sehari-hari.
Askiman menegaskan bahwa musibah yang dialami Kabupaten Melawi juga pelajaran untuk Kabupaten Sintang .
“Pemkab Sintang akan evaluasi bidang kebakaran. Terutama dari segi aset dan fasilitas yang ada saat ini,” jelasnya.
Selama ini, Askiman menerangkan Pemkab Sintang telah berupaya mengantisipasi melalui penerapan syarat pembangunan gedung kantor.
“Setiap bangunan milik pemerintah atau swasta harus dilengkapi fasilitas pemadam kebakaran. Ini agar bisa mengantisipasi kebakaran secara dini,” tegasnya.
Di Tahun 2017 mendatang, Pemkab Sintang merencanakan adanya pemadam kebakaran di Kelurahan Tanjungpuri.
“Jadi, tidak hanya di Kelurahan Kapuas Kanan Hulu saja yang ada. Keberadaan pemadam kebakaran itu untuk antisipasi,” tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/askiman_20161017_212243.jpg)