Ini Berita Kalbar Yang Terbit Selasa, Vihara Singkawang Dilempar Tiga Molotov

Meski tidak ada korban jiwa dan kerusakan berarti, Wakil Gubernur Kalbar, Christaindy Sanjaya, meminta jajaran Polda Kalbar mengusut tuntas kasus ini.

Editor: Hasyim Ashari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TRY JULIANSYAH
Pembina Vihara Kwan Im Kiung, Kim Liong saat menunjukan lokasi dilemparnya Bom Molotov yang terjadi, Senin (14/11) pukul 02.30 WIB. 

Ia mengungkapkan, ide untuk meluncurkan penawaran pikap Mega Carry dengan ban pacul ini lahir dari Brand Manager Suzuki Daya Motor Pontianak langsung.

"Idenya muncul saat diadakan agenda khusus terkait pikap beberapa lalu," ceritanya.

Lebih lanjut, Erlangga mengatakan, biasanya, lantaran tuntutan kebutuhan medan jalan di daerah-daerah, tak sedikit konsumennya yang langsung mengganti ban bawaan pabrikan usai mobil dibeli.

Tujuannya agar kendaraan bisa mumpuni melahap karakter jalan yang relatif lebih berat. --selengkapnya, baca edisi cetak Tribun Pontianak, Selasa (15/11/2016).(*) --

Help Desk di Pasar Flamboyan

PONTIANAK, TRIBUN -Help Desk Amnesti Pajak sebagai pusat informasi serta bantuan memudahkan Wajib Pajak (WP) hadir di Pasar Flamboyan sejak Senin, (14/11) pagi.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo, mengklaim help desk di Pasar Flamboyan merupakan pertama kalinya di Indonesia.

"Ini merupakan pertama kalinya di Indonesia. Tagline kami UKM Taat Bayar Pajak. Kita ingin Kota Pontianak sebagai contoh benar-benar otentik, benar-benar patuh, perintah bayar pajak kita laksanakan. Ini merupakan bentuk kerjasama Kantor KPP Pratama dengan Disperindag mewakili Pemerintah Kota Pontianak," ujar Haryadi.

Haryadi mengatakan memang program pemerintah salah satunya mengajak pelaku UMKM taat pajak. Per hari ini para pelaku usaha kecil ini khususnya UMKM yang ada di Pasar Flamboyan taat membayar pajak sesuai tagline yang diusungnya.

Bersama KPP Pratama Pontianak ditempatkan kantor informasi pelayanan pajak atau help desk.

Menurutnya di Pasar Flamboyan, total UMKM ada sekitar 1.300 pedagang. --selengkapnya, baca edisi cetak Tribun Pontianak, Selasa (15/11/2016).(*) --

Jembatan Landak 2 Tahap Desain Akhir

PONTIANAK, TRIBUN -Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono memastikan pembangunan jembatan paralel Landak 2 saat ini memasuki tahap desain detail berkoordinasi dengan Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) dan Departemen Pekerjaan Umum (PU).

Pemkot Pontianak, jelasnya, berusaha agar pembangunan jembatan paralel Landak 2 segera dibangun.

"Pemerintah Kota Pontianak akan terus berupaya agar pembangunan Jembatan Landak 2 ini segera direalisasikan, karena ini menyangkut kehidupan orang banyak. Bukan hanya bagi warga Kota Pontianak," jelasnya Edi belum lama ini.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved