Bupati Melawi Ajak Teladani Raden Temenggung Setia Pahlawan

Sejarah telah menuntut melihat Raden Temenggung yang lahir dan wafat di Kota Juang, untuk menjadi semangat keteladanan, maka wajib kita meneladaninya.

Tayang:
Penulis: Zulkifli | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ZULKIFLI
Rombongan Bupati saat menabur bunga di komplek Makam Pahlawan Nasional Raden Temenggung Setia Pahlawan di Desa Tekelak, Kecamatan Pinoh Utara Labupaten Malawi, Kamis (10/11/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,MELAWI - Bupati Melawi Panji dan segenap jajaran melakukan ziarah dan tabur bunga dimakam Pahlawan Nasional asal Kabupaten Melawi yakni Abdul Kadir atau yang dikenal dengan gelar Raden Temenggung Setia Pahlawan di Desa Tekelak Kecamatan Pinoh Utara, Kamis (10/11/2016).

Bupati didampingi segenap unsur Forum komunikasi Pimpinan Daerah, (Forkopimda), mulai dari Lo Dandim, Kapolres, DPRD, sejumlah kepala SKPD dan pegawai di lingkungan Pemkab Melawi.

Bupati Melawi Panji mewakili penerintah, menyampakan terimakasih yang setulusnya kepada pahlawan Raden Temenggung Setia Pahlawan dan segenap keluarga.

"Sejarah telah menuntut melihat Raden Temenggung yang lahir dan wafat di Kota Juang, untuk menjadi semangat keteladanan, maka wajib kita meneladaninya. Meneruskanya semangat kepahlawanan," kata Bupati disela ziarah .

Raden Temenggung Setia Pahlawan diangkat menjadi pahlawan nasional pada Oktober 1999,sesuai surat keputusan presiden. Beliau berjasa dalam melawan penjajahan Belanda, dan wafat pada tahun 1875.

"Hari ini saya pikir dengan penuh kesadaran , kita memberikan penghormatan kepada pahlawan kita. Agak luar biasa, kalau kita tidak sadar, bahwa disini lahir dan dimakamkan seorang Pahlawan nasional,"Kata Bupati .

Bupati mengatakan sosok Raden Temenggung Setia Pahlawan bahkan tidak hanya menjadi milik keluarga, tetapi huga telah menjadi milik bangsa dan negara berkat jasa-jasanya bersama para pejuangnya.
"Dari sekian nama, kita diberi satu nama besar pahlawan. Maka sepantasnya kita hari ini memberi penghargaan. Meski belum banyak yang kita berikan tetapi selayaknya kita melakukan sesuatu,"ujarnya.

Bupati mengatakan sepeninggal Raden Temenggung, ada beberapa tugas yang masih harus dilaksanakan. Pertama perlunya pembukuan sejarah Raden Temenggung Setia Pahlawan.

"Bagaimana tahap prosesnya sampai dilantik menjadi pahlawan nasional wajib kita ungkap. Sehingga menjadi sejarah yang indah,"Kata Bupati.

Kemudian kata Bupati bahwa sosok perjuangan Raden Temenggung tidak sendiri. Banyak pengikut yang sama-sama berjuang namun hingga kini masih banyak belum terungkap.

"Ini kelompok perjuangan, tepatnya di Nanga Pinoh. Beliau tentu tidak sendiri banyak pengikutnya berjuang sama-sama. Tapi kita belum mengungkapnya dengan," tegas.

"Banyak pahlawan, dan pada saat itu tidak memandang suku bangsa mana. Ini adalah ungkapan orang-orang, sehingga ini tanggung jawab kita," kata Bupati.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved