Uang di Rekening BRI Hilang
Lunturnya Kepercayaan Pada Perbankan, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Terhambat
Peristiwa skimming yang menimpa beberapa nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) memunculkan keprihatinan banyak pihak.
Penulis: Ishak | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Peristiwa skimming yang menimpa beberapa nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) memunculkan keprihatinan banyak pihak.
Satu di antaranya datang dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalbar, Asep Ruswandi.
Baca: Uang di Rekening Hilang, Afriyan Mengaku Ditelepon Orang BRI Pusat
Mengaku prihatin, dirinya juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tak kehilangan kepercayaan terhadap perbankan. Hal ini diutarakannya, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (03/10/2016).
Menurutnya, kepercayaan masyarakat terhadap perbankan harus tetap dijaga.
Sebab, keberadaan perbankan sangat dibutuhkan untuk mencapai pembangunan nasional yang lebih baik.
Tanpa adanya peran perbankan, pertumbuhan ekonomi bangsa akan terhambat.
"Bisa dibayangkan juga kalau tidak ada bank. Bagaimana sulitnya orang bertransaksi," ujarnya.
Karena itu, lunturnya kepercayaan masyarakat terhadap perbankan, akan berimbas negatif.
Setidaknya, hal itu akan mengakibatkan terganggunya kegiatan perekonomian di tanah air.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/asep-ruswandi_20161103_215008.jpg)