Asmuni Ungkap Kronologis Penangkapan Kapal Trawl
"Dalam hal ini awalnya kami mengejar mereka, dapat dua buah, kemudian mereka lari,"jelasnya.
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Satu di antara nelayan tradisional, Asmuni (60) yang berada dilokasi kejadian saat penangkapan nelayan trawl mengatakan kronologis penangkapan kapal nelayan trawl saat itu, Senin (3/10/2016) lalu.
Baca: Nelayan Tradisional Kuala Mempawah Merasa Disudutkan
"Dalam hal ini awalnya kami mengejar mereka, dapat dua buah, kemudian mereka lari,"jelasnya.
Baca: Memanas, Massa Pukat Trawl Sempat Adu Jotos dengan Nelayan Tradisional
Lantas dikatakannya, saat mereka rombongan nelayan tradisional mendapati kapal nelayan trawl ini, kemudian dikatakannya ada nelayan trawl yang terjun ke laut.
"Kami mau ambil, dia ndak mau, lalu lama kami mutar-mutar mau ambil dia tapi dia tidak mau naik," ujarnya.
Lantas kemudian rekan nelayan ini yang satunya sudah dalam kondisi lemah fisiknya. Lantas mereka pun melemparkan tali ke arah nelayan yang jatuh dilautan dan diambil oleh nelayan satunya.
"Lalu ngejar kawannya satunya, kami ambil pelampung dan dicampakkan tali tapi dia tidak mau,"katanya.
Lantas dikatakannya mereka merasa kepepet melihat kawan-kawan nelayan ini ramai. "Kemudian merasa keadaan tidak mengijinkan takut serangan balik, maka kami pun menepi," imbuhnya.
Namun saat itu mereka malah menemukan kapal motor dari Bakau.
"Dalam hal ini kami tidak membawa senjata dan melakukan pemukulan,"jelasnya.
Ingin tahu lebih lengkap Kronologis Penangkapan Kapal Trawl di Kuala Mempawah? BACA SELENGKAPNYA DI EDISI CETAK TRIBUN PONTIANAK EDISI BESOK, SENIN (10/10/2016).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/nelayan_20161009_210310.jpg)