Keluarga Suryadi Minta Polisi Usut Tuntas
"Pas berangkat tidak ada aneh-aneh, biasa-biasa saja, karena saya langsung mengantarnya ke Sungai Pinyuh," ujarnya.
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Juniarti (35), istri Suryadi (41) mengatakan hingga saat ini pihak keluarga cemas menantikan kabar suaminya itu yang hingga Rabu (5/10/2016) belum diketahui rimbanya.
Besar harapannya dan keluarga lainnya meyakini suaminya masih ada dan selamat.
Ia mengatakan terakhir berkomunikasi dengan suaminya sejak Minggu (2/10/2016) sore saat ia mengantarkan langsung ke kapal rekan suaminya di Sungai Pinyuh.
"Terakhir Minggu sore, tapi berangkat melautnya Senin," ujarnya.
Ia mengatakan bahkan mengantar langsung sang suami untuk melaut ke Sungai Pinyuh.
"Karena berangkat dari Sungai Pinyuh," tukas ibu 3 anak ini.
Tidak ada hal aneh yang dirasakannya hingga.
"Pas berangkat tidak ada aneh-aneh, biasa-biasa saja, karena saya langsung mengantarnya ke Sungai Pinyuh," ujarnya.
Ia mengatakan suaminya yang baru-baru ini ikut melaut dengan rekannya di Sungai Pinyuh mengaku sudah biasa mengantar jemput suaminya.
"Kadang ngantar kemudian jemput besoknya sore," jelasnya.
Serupa disampaikan kerabat lainnya yang sangat yakin bahwa Suryadi masih dalam keadaan hidup.
"Saya ngerasa masih ada dia ini, masih hidup, mudahan feeling saya benar," jelasnya.
Lantas diungkapkan oleh kerabat lainnya bahwa harapan mereka kepihak kepolisian adalah memproses hukum pelaku penangkapan nelayan trawl ini. "Kita minta kepada polisi dan harapan kita pelaku terungkap, semua motif-motifnya melakukan itu juga terungkap, minta usut tuntas saja," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kapolres-mempawah-akbp-dedi-agustono_20161005_172229.jpg)