Ini Persiapan Desa Simpang Tiga Sambut Kegiatan Sail Karimata
Untuk persiapan, kita termasuk terlambat dengan sejumlah desa lainnya.
Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Tidak ingin kalah dengan desa-desa lainnya, Desa Simpang Tiga, kecamatan Sukadana, melakukan pembenahan dengan berhias diri guna menyambut kegiatan puncak Sail Selat Karimata pada 15 Oktober 2016 mendatang.
"Sebagai daerah perbatasan dan menjadi gerbang masuk, kita tidak boleh kalah dengan desa-desa lain. Kalau dapat desa kita harus lebih dari desa yang lain," ungkap Kepala Desa Simpang Tiga, Rajali ketika memimpin rapat bersama aparatur desa, BPD, lembaga pendidikan dan kesehatan serta masyarakat di gedung serbaguna kantor Desa Simpang Tiga, belum lama ini.
Ketika membuka rapat, Kepala Desa yang dua priode menjabat ini mengatakan, bahwa Sail Selat Karimata adalah kegiatan nasional yang harus didukung. Apalagi, kata dia, Bupati Kayong Utara, H Hildi Hamid sangat konsen dan setiap kali rapat bersama dengan Pemerintah Desa selalu mengingatkan agar masing-masing desa bersiap menyambut kegiatan akbar yang skala nasional ini.
"Untuk persiapan, kita termasuk terlambat dengan sejumlah desa lainnya. pun begitu, kita tidak boleh pasrah dan masih ada waktu dan kesempatan untuk kita mempersiapkan diri. Terpenting, kebersamaan diantara kita selalu ada," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Kepala Desa mengajak warganya dan pihak terkait untuk sama-sama melakukan kerja bhakti bersih-bersih. Selain kegiatan gotong royong bersih-bersih di lingkungan publik, juga memasang pagar, umbul-umbul serta lampu hias. Bahkan, mengingat waktu yang tidak begitu lama lagi, disepakati kegiatan gotong royong dilakukan setiap Sabtu dan Minggu.
"Mudah-mudahan kegiatan gotong royong ini kembali dapat dihidupkan. Sebab, budaya gotong royong ini boleh dibilang sudah mati. Semoga setelah Sail nanti, gotong royong ini terus dilakukan seperti ketika hari-hari besar," sarannya.