Diskes Ajak Perangi Kaki Gajah

Walaupun kita akui kasus kaki gajah masih minim terjadi. Seingat saya ada dua kecamatan pernah mendapati kasus ini, itupun sudah lama kasusnya.

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK/RIZKY PRABOWO RAHINO
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh saat diwawancarai Tribun di ruang kerjanya, Selasa (4/10) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizki Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Sintang, Harysinto Linoh mengajak masyarakat untuk memerangi penyakit Kaki gajah atau Filariasis di Kabupaten Sintang.

Diakui Harysinto hingga kini Kabupaten Sintang termasuk ke dalam wilayah endemik penyakit Kaki Gajah. Hal ini berdasarkan kenyataan masih ditemui beberapa kasus kaki gajah.

“Walaupun kita akui kasus kaki gajah masih minim terjadi. Seingat saya ada dua kecamatan pernah mendapati kasus ini, itupun sudah lama kasusnya. Ya, di daerah Serawai dan Tebidah. Tapi kita tidak boleh main-main, karena kaki gajah ini sangat sulit sekali disembuhkan,” ungkapnya kepada Tribun, Selasa (4/10/2016) siang.

Bahkan pemberantasan penyakit kaki gajah harus menjadi sasaran pokok atau program prioritas serta acuan bagi Gubernur dan Bupati, lantaran sesuai Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 serta menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015 sampai 2019.

“Karena WHO (Badan Kesehatan Dunia) menargetkan bebas kaki gajah pada 2020 mendatang. Pemerintah Indonesia juga ingin mewujudkannya,” timpalnya.

Guna menyukseskan tujuan itu, Pemerintah Pusat mencanangkan program Pemberian Obat Massal Pencegahan (POMP) Filariasis. POMP menyasar seluruh masyarakat indonesia, termasuk Kabupaten Sintang.

“Jadi, semua masyarakat Kabupaten Sintang berusia 2-70 tahun wajib minum obat kaki gajah, kecuali wanita hamil dan orang yang kontra indikasi dengan obat itu. Pak Bupati dan Wakil Bupati juga akan minum. Obatnya gratis, sekali minum dalam setahun dan dilakukan selama 5 tahun berturut-turut,” jelasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved