Citizen Reporter
Jamaah Haji Mempawah Gembira Disambut Bupati Norsan
Tak sedikit yang memeluk langsung orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Mempawah itu. "Terima kasih Pak Bupati," ujar Abdullah,
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Arief
Citizen Reporter
Rio Raziqin
Kasubbag Humas Pemkab Mempawah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Sambutan istimewa diterima jamaah haji Kabupaten Mempawah. Tiba di Kota Pontianak dari Embarkasi Batam, Jumat (30/9/2016), mereka disambut langsung Bupati Ria Norsan di Asrama Haji Pontianak.
Kehadiran Bupati Norsan didampingi Asisten Ekonomi dan Kesra Pemerintah Kabupaten Mempawah Ismail, ditanggapi antusias para jamaah.
Tak sedikit yang memeluk langsung orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Mempawah itu. "Terima kasih Pak Bupati," ujar Abdullah, satu di antara jamaah.
Tergabung di kelompok terbang 12 bersama jemaah Kota Pontianak dan Kabupaten Melawi, jemaah Mempawah tiba di Tanah Air pada Kamis (29/9/2016).
Di Embarkasi Batam kepulangan jemaah disambut Wakil Bupati Gusti Ramlana di Asrama Haji Kota Batam.
"Selamat kepada seluruh jemaah haji yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci. Selamat berkumpul kembali bersama keluarga di rumah," ucap Ria Norsan menyambut kedatangan jemaah.
Norsan yang juga Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Wilayah Kalimantan Barat itu berharap seluruh jemaah berhasil meraih predikat haji mabrur. Karena, ia menyebut, Allah Taala telah menjanjikan surga bagi seorang haji yang mabrur.
Dia menjelaskan di antara ciri-ciri haji mabrur adalah adanya perubahan di dalam diri setelah melaksanakan ibadah haji.
"Misalnya jika sebelum berangkat haji ibadah salatnya belum maksimal, maka setelah pulang akan semakin baik. Begitu pula di lingkungan masyarakat, kepekaan sosialnya semakin tinggi. Semakin baik akhlak dan keimanannya kepada Allah Taala," tuturnya.
Norsan mengingatkan jemaah agar selalu menjaga disiplin dan komitmen dalam ibadah. Bentuknya dengan tidak menunda-nunda ibadah maupun berbuat kebaikan baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
"Disiplin dalam artian tepat waktu dalam beribadah. Sebab, ketika di Tanah Suci, seluruh jemaah ketika mendengarkan panggilan azan pasti langsung bergegas ke masjid. Nah, disiplin seperti itu harus tetap dijalankan. Bahkan bisa ditularkan kepada keluarga dan masyarakat di sekitarnya," katanya berpesan.
Dalam kapasitas sebagai Ketua IPHI Kalimantan Barat, Norsan mengatakan IPHI sesuai tugas pokok dan fungsinya akan melaksanakan bimbingan dan arahan kepada jemaah yang telah kembali ke Tanah Air.
Hal itu menurutnya sangat penting guna memotivasi jemaah untuk selalu meningkatkan iman dan takwa kepada Allah Taala.
"Supaya para haji dan hajjah ini selalu terjaga kemabrurannya sepanjang hayat. Sampai pada saatnya kita dipanggil oleh Allah untuk kembali pada-Nya, kita meninggal dunia dalam keadaan haji yang mabrur," ucapnya berharap. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jamaah-haji_20160930_221908.jpg)