Tersiram Air Panas, Bayi 9 Bulan Jalani Rawat Inap di RS Bhayangkara
Air mendidih membuat seluruh dada, pipi kiri dan kanan, paha kiri dan kanan serta pundak dan lengan Nuan melepuh.
Penulis: Jovanka Mayank Candri | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Iin Sholihin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Arventus Nuan Borneo (9 bulan) harus menjalani rawat inap di RS Bhayangkara Polda Kalbar akibat luka melepuh hampir seluruh tubuh yang dideritanya akibat tersiram air panas, Kamis (29/9/2016). "Mau siap-siap ke ruangan," kata Benatalia, ibu kandung Nuan.
Lantaran kulit anaknya melepuh, Benatalia harus berhati-hati mengangkat tubuh Nuan. Dua helai daun pisang digunakan menjadi alas tubuh bayi malang ini.
Seperti diberitakan sebelumnya, tubuh mungil Nuan tersiram air panas secara tak sengaja saat hendak bersiap mandi bersama tantenya.
Saat kejadian, Nuan bermain di atas roda. Sang tante tengah mempersiapkan air mandi. Air dingin sudah disiapkan sementara air panas tengah dimasak di atas kompor.
Agar tak bermain terlalu jauh, roda yang digunakan Nuan diikat tantenya.
Namun siapa sangka, saat tantenya memasak air, Nuan dapat menjangkau tali kompor. Akibatnya, air yang tengah mendidih mengguyur tubuhnya.
Air mendidih membuat seluruh dada, pipi kiri dan kanan, paha kiri dan kanan serta pundak dan lengan Nuan melepuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tersiram-air-panas_20160929_125607.jpg)