Sakit Hati, Adik Ipar Rampok Kakaknya
Korban atas nama Hendri (50) bersama sopirnya Budiman mengendarai mobil truk KB 9319 SA, dari simpang Ampat Tayan menuju Pontianak.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo SM
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Jajaran anggota Polres Sanggau menangkap 4 pelaku perampokan dengan kekerasan masing-masing Sujim Long Loi (47) ipar korban, Budiman (29) sopir korban beserta Achmad Nurdiansyah (36) dan Airiman (37) masing-masing pelaku suruhan sopir korban.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Suhadi SW menuturkan, peristiwa perampokan terjadi pada Senin (26/9/2016) sekitar pukul 10.30 WIB.
Korban atas nama Hendri (50) bersama sopirnya Budiman mengendarai mobil truk KB 9319 SA, dari simpang Ampat Tayan menuju Pontianak.
Tiba-tiba dalam perjalanan sopirnya Budiman menghentikan kendaraan dengan alasan ingin buang air kecil.
Kemudian dari arah belakang ada dua orang pengendara sepeda motor menggunakan helm merah dan jaket hitam, menarik tas korban.
“Korban sempat melakukan perlawanan, sehingga pelaku menusuk perut korban bagian kiri dengan pisau dan langsung membawa lari tas korban,” kata Kombes Suhadi, Kamis (29/9/2016).
Atas peristiwa itu korban mengalami kerugian Rp 145 juta, cek giro Bank Danamon dan BII sekitar Rp 95 juta.
Satu buah hp nokia tipe 206, satu buah hp samsung lipat, satu buah hp asus, satu buah buku tabungan bank panin atas nama Hendri dan satu buah buku tabungan bank mandiri atas nama Hendri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tersangka_20160929_194743.jpg)