Kepala SMPN 4: Tidak Ada Lagi Anak-anak Bawa Sepeda Motor
Dia menjelaskan jika pihak sekolah telah mensosialisasikan kepada para murid dan orangtua bahwa anak-anak SMP dilarang membawa kendaran.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Kota Pontiank, Mirnawati MPd menuturkan saat ini sudah tidak ada lagi murid-muridnya yang membawa motor dalam aktivitas bersekolah.
Hal tersebut disampaikannya saat ditemui Tribun Pontianak, di ruang kerjanya, SMPN 4 Pontianak, Jalan Tanjung Raya 1, Sabtu (24/9/2016).
"Saat ini dalam pantauan kita disekolah sudah tidak ada lagi anak-anak yang membawa sepeda motor," ungkapnya.
Dia menjelaskan jika pihak sekolah telah mensosialisasikan kepada para murid dan orangtua bahwa anak-anak SMP dilarang membawa kendaran.
"Kita mendengar ada beberapa sekolah yang telah dirajia, dan kami langsung sosialisasikan kepada mereka (murid-murid), untuk tidak membawa sepeda motor," tegasnya.
Diakuinya juga pihaknya selalu mensosialisasikan kepada murid-muridnya untuk tidak membawa motor ke sekolah sebelum dirazia oleh petugas.
"Sebelum dirazia kita sudah umumkan kepada mereka, dan dalam pantauan pihak sekolah juga sudah tidak ada murid yang membawa motor," katanya.
Sebelum adanya razia memang disebutkannya ada beberapa anak yang membawa motor dan menyimpannya di luar sekolah.
Tapi dengan adanya aturan yang tegas pihak sekolah saat ini sudah melarang dan akan memberikan sanksi kepada murid jika ketahuan masih membawa motornya walaupun disimpan di luar sekolah.
Menanggapi perkataan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji yang akan mencopot kepala sekolah jika masih ditemukan dari murid SMP yang masih membawa sepeda motor, Mirnawati, tidak mengatakan apa-apa.
Hanya saja dia menegaskan saat ini para murid sekolahnya dalam pantauan pihak sekolah sudah tidak ada lagi yang mebawa kendaraan bermotor tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/smpn-4-pontianak_20160924_154441.jpg)