PON XIX
Terjatuh, Peluang Wushu Tertutup Raih Medali
Agak kecewa, saya gagal dan sempat terjatuh, sehingga skor saya banyak dikurangi. saya kurang tenang, agak grogi juga
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah
RIBUNPONTIANAK.CO. ID, BANDUNG - Atlet wushu Kalbar, Arif Ifran Ngaliman yang turun di nomor Daoshu, pada Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XIX Jabar, yang di digelar di GOR Padjadjaran, Bandung, Senin (19/9/2016), hanya mampu memperoleh skor 7,96.
Diakui oleh pelatih Wushu Kalbar, Sofyan Sauri memang persiapan Atlet Kalbar sangat kurang. "Persaingan cukup berat dan kami akui memang persiapan agak kurang. Mereka mendatangkan pelatih dari cina dan bahkan TC juga di China," ujarnya.
Arif yang kembali akan turun di nomor Gunshu diakui oleh Sofyan akan cukup berat. Dimana dua nomor tersebut akan diakumulasikan untuk Raihan medali di kategori alat.
"Nanti skornya digabung tapi peluang medali cukup berat walaupun di Gunshu Arif mampu memperoleh skor sembilan. Karena Atlet lain juga pasti demikian dan di Daoshu hasil mereka sudah baik," katanya.
Beratnya saingan ini diakui Arif sendiri cukup berdampak pada psikologisnya. Atlet yang baru pertama kali menginjakkan kakinya di PON ini sedikit grogi saat bertanding.
"Agak kecewa, saya gagal dan sempat terjatuh, sehingga skor saya banyak dikurangi. saya kurang tenang, agak grogi juga," katanya.
Walaupun peluangnya sangat kecil namun ia mengaku akan terus berusaha memberikan kemampuan terbaiknya. "Kedepannya saya akan berusaha lebih tenang lagi," pungkasnya.