Berita Video
[VIDEO] Dodol Warga Kayong Utara ini Laris Manis Jelang Idul Adha, Ternyata Begini Dia Membuatnya
Dodol yang diproduksi Eka Wati ini memiliki 8 rasa berbeda, sehingga warga bisa dapat memilih rasa sesuai selera.
Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Muhammad Fauzi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Menjelang Idul Adha, pengusaha Dodol di kawasan Pantai Pulau Datuk Eka Wati mulai kebanjiran pesanan, dalam sehari dirinya mengaku dapat memproduksi 200 Kg hingga 300 Kg untuk memenuhi pesanan menjelang hari Raya Idul Adha.
Sedangkan untuk hari raya Idul Fitri dirinya harus lebih banyak memproduksi, hingga 400 Kg.
Setiap harinya, dirinya juga menjual Dodol kebeberapa toko dan pesanan buah tangan. Dodol yang diproduksi Eka Wati ini memiliki 8 rasa berbeda, sehingga warga bisa dapat memilih rasa sesuai selera.
“Kalau Lebaran puasa bisa produksi sampai 300 sampai 400 Kilo, kalau lebaran haji bisa 200 sampai 300 Kilo perhari, itu selama 10 sampai 12 hari. Kita juga ada menjual setiap harinya, 50 Kilo perharinya,”terang Eka Wati, Selasa (6/9/2016).
Pengusaha Dodol Eka Wati menceritakan, bahwa pembuatan Dodol ini turun temurun, dan tidak semua orang mampu mengerjakannya, karena membutuhkan waktu yang lama dalam pengolahannya.
Namun ketika sudah jadi Dodol dalam bentuk kemasan, Dodol tersebut tahan alias tidak mudah kedarluwarsa.