Panglima Pimpin Tokoh Adat Keraton Kelilingi Kota Sanggau
Paradje itu artinya pembersih negeri yaitu membuang hal-hal yang sifatnya negatif karena yang dibaca itu ayat suci Alquran
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Rangkaian Festival Paradje Keliling Kota Sanggau yang dilakukan para pengawal dan masyarakat untuk membersihkan negeri, Senin (5/9/2016).
Di dalam rancangan kebudayaan nanti, maka setiap pemerintah daerah harus menyiapkan pranata kebudayaan. Hari ini kita lihat ada lembaga keraton yang masih kukuh berdiri, ada MABM, ada DAD, ada MABT dan lain sebagainya.
“Inilah salah satu pranata kebudayaan yang tentunya harus kita siapkan. Untuk pengelolaan ke depan, selain pranata adat, kita harus juga mempersiapkan sumber daya manusia yang mumpuni dalam bidang kebudayaan termasuk dengan cara membangun komunitas kebudayaan di daerah,” jelasnya.
Berita Terkait