Massa Serang Mapolsek Timur

BREAKING NEWS: Keluarga Korban Ikhlas Tak akan Menuntut Polisi

Pihak keluarga juga mengabarkan kepada warga bahwa permasalahan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Penulis: Syahroni | Editor: Steven Greatness
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Situasi Mapolsek Pontianak Timur usai diserang warga, di Jl Sultan Hamid II, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (30/8/2016) sekitar pukul 22.00 WIB. Warga memblokade jalan dengan cara membakar ban dan kayu di tengah jalan sekitar 100 meter dari Mapolsek. Penyerangan ini berbuntut dari tewasnya warga saat ditangkap satu diantara petugas Polsek Pontianak Timur. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pihak keluarga korban yang tewas, tidak akan menuntut polisi karena menurutnya hal ini sudah menjadi takdir,.

Pernyataan itu disampaikan oleh Zainal Abbidin yang merupakan keluarga dari Dayat yang tewas, Selasa (30/8/2016) malam.

"Kita dari pihak keluarga telah menerima ini dengan iklas, dan tidak akan mempermasalahkan lagi, dan pihak kepolisian juga sudah siap bertanggung jawab untuk pemakamannya," ujarnya.

Kemudian disebutkannya juga jika pihaknya tidak akan menuntut apa-apa dari kepolisian karena hal ini adalah takdir bagi yang meninggal.

Pihak keluarga juga mengabarkan kepada warga bahwa permasalahan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

Kemudian Anggota DPRD Kota Pontianak dapil Timur, Saipul, jmenuturkan akan mengumuman kepada warga yang mendatangi polsek Timur bahwa permasalahan telah selesai dan diselesailan secara kekeluargaan.

Tokoh Madura, H Sulaiman  menuturkan, jika permasalahan telah diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak akan ada maslah lagi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved