Kemas Event untuk Tarik Minat Wisatawan ke Entikong

Kegiatan seperti ini bertujuan agar kita bisa memperkuat daya tarik wisatawan mancanegara supaya bisa datang ke Indonesia khususnya lewat Entikong

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Arief
IST
Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot (kanan-depan) saat menirukan salam Wonderful Indonesia di Entikong, Sabtu (27/8/2016). 

Citizen Reporter
Jimi N
Humas Setda Pemkab Sanggau

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengatakan, dengan diadakan acara Wonderful Indonesia di Entikong, dapat mempererat tali silaturahmi dan tentunya event-event seperti ini sudah beberapa kali diadakan.

"Kegiatan seperti ini juga bertujuan agar kita bisa memperkuat daya tarik wisatawan mancanegara supaya bisa datang ke Indonesia khususnya lewat Entikong. Tapi kalau bisa dia merambah kemana-mana, dan pintu paling gampang masuknya lewat Entikong atau beberapa pintu lain bisa Jagoi, Aruk, Badau," katanya saat menghadiri acara Wonderful Indonesia di Entikong, Sabtu (27/8/2016).

Tentu pemerintah daerah banyak terimakasih kepada kementerian terkait yang telah berkali-kali mengadakan kegiatan seperti ini. Hadir pada acara tersebut Kementrian Pariwisata, Konsulat Jendral RI Kucing Sarawak, dan para wisatawan dari malaysia.

Dia mengatakan, tentu ini tidak boleh disia-siakan. Oleh karena itu dia mengajak tunjukkan kemasan yang menarik tidak hanya dalam bentuk acara saja, tetapi kemasannya.

"Agar kota ini memang disukai wisatawan. Mereka datang merasa aman, nyaman, sejuk, hidup merasa damai dan apapun yang mereka mau ada di Entikong dan hal ini tidak gampang, " katanya.

Ontot mengatakan, dalam kemasan itu, tidak hanya pemerintah, tetapi rakyatnya juga harus secara simultan membangun Sanggau ini.

"Mari bersama kita membangun bagaimana daerah kita ini bisa menjadi nyaman. Hal ini tentunya berkaitan dengan visi misi untuk membuat Sanggau ini menjadi nyaman yaitu melalui seven brand image, " katanya.

Sementara itu, Konsulat Jenderal RI Kucing Serawak Jahar Sultom mengatakan bahwa hubungan mancanegara saat ini sudah terbuka dan kita juga harus membuka diri.

"Batas-batas wilayah hanya sebagai persetuan pengadministrasian. Namun demikian tidak menjadi penghalang untuk membangun masyarakat, khususnya negara Indonesia-Malaysia, apalagi batasnya hanya lewat darat. Untuk event-event ini kami memandang ada hubungan positif tentunya akan menambah nilai/bobot yang baik," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved