Olimpiade 2016

Rebut Emas Olimpiade, Bukti Sepakbola Brasil Belum Tamat

Faktanya, tak ada gelar lagi (selain Piala Konfederasi 2009 dan 2013) yang masuk lemari trofi Brasil.

Rebut Emas Olimpiade, Bukti Sepakbola Brasil Belum Tamat
TRIBUN FILE/IST
Brasil mengalahkan Jerman pada laga final Olimpiade Rio de Janeiro di Stadion Maracana, Minggu (20/8/2016) pagi WIB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, RIO DE JANEIRO - Selama beberapa tahun terakhir, sepakbola Brasil menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk masyarakat mereka sendiri.

Namun, raihan emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016 disebut pelatih Rogerio Micale sebagai jawaban atas itu semua.

Seusai Robinho mempersembahkan gelar Copa America 2007, sepakbola Brasil mengalami krisis identitas dan prestasi. Padahal, Brasil tak kehabisan pemain-pemain berbakat di setiap tahunnya.

Faktanya, tak ada gelar lagi (selain Piala Konfederasi 2009 dan 2013) yang masuk lemari trofi Brasil.

Sejak itu, penampilan Brasil di berbagai turnamen memang jauh dari kata memuaskan.

Brasil mengalahkan Jerman pada laga final Olimpiade Rio de Janeiro di Stadion Maracana, Minggu (20/8/2016) pagi WIB (Reuters).

Puncaknya adalah ketika mereka tampil sebagai tuan rumah Piala Dunia 2014. Meski berstatus unggulan, Brasil justru harus angkat koper dengan cara memalukan.

BACA JUGA: Tampil Mengejutkan, Tiongkok Rebut Emas Voli Putri Olimpiade

Brasil yang saat itu dilatih Luiz Felipe Scolari dipecundangi Jerman 7-1 di semifinal. Berbagai rekor buruk tercipta akibat kekalalah itu.

Diperparah dengan kekalahan 0-3 Brasil dari Belanda pada laga perebutan posisi ketiga.

Halaman
12
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved