Android Anda Boros Baterai? Inilah 5 Penyebabnya

Semua smartphone memiliki fitur pengendali kecerahan layar secara otomatis, namun pengaturannya tak selalu tepat.

Editor: Marlen Sitinjak
Screenshoot Youtube
Ponsel buatan Kyocera, yaitu seri DIGNO rafre bisa dicuci menggunakan sabun. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Smartphone Android modern dijejali berbagai macam fungsi yang menyulapnya jadi perangkat serba bisa.

Para pengguna bisa memakainya untuk memutar video, berinteraksi di media sosial, mencari rute ke suatu tempat, hingga bekerja selagi dalam perjalanan.

Di sisi lain, aneka kemampuan smartphone Android membuatnya rakus baterai. Perangkat yang low batt dan mati di saat kritis sudah menjadi hal biasa.

Tapi tak semua perangkat Android rakus daya semenjak dari pabrik. Ada penyebab-penyebab tertentu yang bisa berkontribusi pada borosnya pemakaian baterai oleh smartphone.

BACA JUGA: Tips Merawat Baterai Ponsel yang Benar agar Tetap Awet

Apa saja? Berikut ini 5 di antaranya, sebagaimana dirangkum dari Android Origin, Minggu (21/8/2016).

1. Aplikasi boros daya

Ada aplikasi yang bisa terus aktif di latar belakang, misalnya untuk memeriksa update atau notifikasi dari server dalam interval waktu tertentu. Contoh aplikasi yang memboroskan baterai seperti ini adalah Facebook.

Bagaimana cara mengetahui aplikasi mana yang memboroskan baterai? Mudah saja, cukup buka bagian “battery” di menu “settings” Android, lalu lihat “battery usage”.

Di dalamnya ada grafik berisi sejarah pemakaian baterai perangkat semejak terakhir kali di-charge. Nah, di bawah itu terdapat daftar aplikasi mana yang paling banyak menyedot daya.

Perlu dicatat bahwa aplikasi yang sering digunakan (misalnya media sosial) bakal berada di urutan-urutan teratas.

Pengguna bisa mengakali supaya tidak terlalu boros dengan mengatur jeda waktu refresh (misalnya pada Twitter) yang lebih lama.

Aplikasi yang menggunakan GPS untuk memetakan lokasi juga rakus daya. Supaya tidak boros, setting lokasi bisa diubah menjadi “Wi-fi and Mobile Networks Only”, lalu kembali diganti menjadi GPS apabila sedang memakai layanan navigasi seperti Google Maps.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved