Tabrakkan Sepeda Motornya, Lutvi Berhasil Gagalkan Aksi Jambret

Saat masih di jalan menuju lokasi kejadian, tim Jatanras melihat korban Lutvi nekat berupaya mengejar kedua tersangka dengan sepeda motornya.

Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Steven Greatness
TRIBUN PONTIANAK/TITO RAMADHANI
Tersangka Saphan dan Mardiansyah bersama sepeda motor yang digunakan untuk menjambret, di Mapolsek Pontianak Selatan, Rabu (3/8/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Aksi jambret yang dilakukan dua pelaku, Saphan (44) dan Mardiansyah (27) berhasil digagalkan korbannya dengan menabrakkan sepeda motornya ke sepeda motor kedua pelaku hingga tertangkap dan nyaris menjadi bulan-bulanan warga di Jl WR Supratman, Kelurahan Benua Melayu Darat, Pontianak Selatan, Selasa (2/8/2016) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kapolsek Pontianak Selatan, AKP Ridho Hidayat mengungkapkan, kronologis aksi jambret yang dilakukan kedua tersangka.

Saat itu, korban Lutvi Yanti Nuzurul tengah melintas menggunakan sepeda motornya di Jl Ahmad Marzuki. Namun tiba-tiba dari samping kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor, langsung merampas telepon seluler merek VIVO warna putih milik korban, dan langsung kabur.

"Telah kami tangkap dua orang yang diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, jambret. Sudah ada laporan polisi, yakni LP/ 2279 /VIII/2016 /Sek Selatan dan SP.SIDIK/120/VIII/2016/Sek Selatan. Pelapornya ayah korban, Rustam MPD Kons," ungkapnya saat ditemui di ruangannya di Mapolsek Pontianak Selatan, Rabu (3/8/2016).

Ridho memaparkan, kronologis penangkapan kedua pelaku. Saat itu, menurutnya personel Jatanras Polsek Pontianak Selatan tengah melaksanakan patroli mobiling yang tak jauh dari lokasi kejadian.

"Tim pun mendapatkan informasi dari warga, bahwa di Jl WR Supratman terjadi Jambret. Tim Jatanras Polsek Pontianak Selatan langsung mendatangi TKP," jelasnya.

Saat masih di jalan menuju lokasi kejadian, tim Jatanras melihat korban Lutvi nekat berupaya mengejar kedua tersangka dengan sepeda motornya.

Lutvi akhirnya berhasil menghentikan pelarian kedua pelaku, dengan cara menabrakkan sepeda motor ke sepeda motor yang dikendarai kedua pelaku.

"Tersangka Saphan sempat nyaris menjadi bulan-bulanan warga, dia berusaha kabur juga, tapi berhasil dihentikan dengan menembak kakinya. Sementara tersangka Mardiansyah, berusaha kabur. Akibat menabrakkan kendaraannya itu, Lutvi saat ini masih dirawat, dan sekarang kondisinya belum sehat tapi mulai stabil," terang Kapolsek.

Tim Jatanras Polsek Pontianak Selatan kemudian mendapatkan informasi dari warga sekitar lokasi kejadian, yang mengenali ciri-ciri tersangka Mardiansyah.

"Anggota kami lalu melakukan pencarian tidak jauh dari TKP, dan menemukan tersangka Mardiansyah sedang yang berada di sebuah warung kopi, dengan berpura-pura tenang sambil merokok," urainya.

Namun pelaku dikenali warga sekitar sebagai bagian dari pelaku jambret. Saat ketahuan, tersangka langsung melarikan diri. Setelah diberikan tembakan tiga kali namun tak digubris, ia akhirnya berhasil dilumpuhkan dengan tembakan ke kaki.

Personel Jatanras Polsek Pontianak Selatan akhirnya dapat mengamankan tersangka Mardiansyah. Kedua tersangka beserta barang bukti kemudian digiring ke ke Mapolsek Pontianak Selatan guna proses lebih lanjut.

"Tersangka Mardiansyah ini residivis, pengakuan kedua tersangka telah melakukan jambret sebanyak 4 kali di wilayah Pontianak Selatan," ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved