Banyak Debu! Pencinta Alam Kayong Utara Bagikan Masker
Juminggu mendesak pemerintah daerah mendorong pihak pelaksana bekerja profesional, dan tidak mengenyampingkan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Penulis: Muhammad Fauzi | Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Komunitas pencinta alam Explore Kayong Utara (EKU) membagikan masker kepada pengguna jalan, di Simpang Tugu Durian, Kamis (4/8/2016).
Pembangian masker ini bukan mengantisipasi polusi udara akibat asap, tapi polusi dari debu kegiatan pembangunan di beberapa ruas jalan di Sukadana.
Kordinator kegiatan, Juminggu mengatakan, kegiatan ini berdasarkan ide teman-teman Explore Kayong Utara, yang melihat beberapa pekan belakangan banyak pengguna jalan, termasuk dirinya merasa terganggu dengan banyaknya debu di beberapa ruas jalan.
Seperti persimpangan Jalan Batu Daya 1 dan Batu Daya 2, Jl Sungai Mengkuang dan Jl Tanah Merah.
BACA JUGA: Benarkah Pemda Kayong Utara Potong ADD Sail Selat Karimata?
"Pembagian masker ini ide dari teman-teman di komunitas pencinta alam, sehingga beberapa orang turun ke jalan membagikan masker ke pengendara. Debu sisa material yang ada di jalan memang sangat mengganggu, jadi kami rasa selayaknya masker ini dibagikan," kata Juminggu.
Juminggu mendesak pemerintah daerah mendorong pihak pelaksana bekerja profesional, dan tidak mengenyampingkan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Ia selaku masyarakat juga sangat mendukung pembangunan penunjang Sail ini, karena dengan ditetapkannya Kayong Utara menjadi tuan rumah tentunya akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik ekonomi, insprastruktur jalan, dan lain sebagainya.