Harga Gula Capai 20 Ribu Per Kilogram
Untuk solusi jangka pendek, politisi Golkar itu menyarankan Pemerintah Daerah bekerjasama dengan Bulog segera melakukan operasi pasar.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Tinggingnya harga gula di pasaran membuat masyarakat mulai resah, saat ini harga gula berkisar antara Rp 18-20 ribu per kilo.
Wakil Ketua DPRD Sanggau, Fransiskus Ason mendesak agar pemerintah turun tangan untuk stabilkan harga gula tersebut.
"Kami minta Pemerintah Daerah khususnya segera turun tangan, jangan biarkan kondisi ini terus berlarut-larut, mestinya pemerintah pro aktif," katanya, Jumat (29/7/2016).
BACA JUGA: Lebaran Usai, Harga Gula Pasir Tak Kunjung Turun
Ketua DPD II Partai Golkar Sanggau itu menambahkan pihaknya akan mendorong Pemerintah pusat dan provinsi segera mengambil tindakan dan langkah-langkah kongkrit.
"Gula inikan juga termasuk ketahanan pangan seperti beras dan kebutuhan pokok lainnya," katanya.
Untuk solusi jangka pendek, politisi Golkar itu menyarankan Pemerintah Daerah bekerjasama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) segera melakukan operasi pasar.
"Ini solusi jangka pendek yang sifatnya hanya insidentil, tetapi solusi jangka panjang perlu juga kita pikirkan, satu di antaranya membangun pabrik gula di Kalbar. Wacana inikan pernah dulu kita sampaikan, cuma belum ada tanggapan," kata Ketua Komisi B, Suwondo.