Gagal Tes Akademik! Bakal Calon Kades Tuntut Transparansi

Lantaran ada enam orang dilakukan tes akademik untuk menyaring menjadi lima orang. Pada tes akademik itulah ia dinyatakan tidak lulus.

Penulis: Subandi | Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUN FILE/IST
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Beberapa bakal calon (Balon) Kepala Desa (Kades) mendatangi Kantor Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMDP dan KB) Ketapang, Salasa (26/7/2016).

Mereka dinyatakan tak lulus tes akdemik calon Kades yang diselenggarakan panitia, Sabtu (23/7/2016) lalu.

Satu di antara peserta tes akademik tersebut, Lukman Karya mengaku mendatangi kantor BPMDP dan KB Ketapang untuk mempertanyakan hasil tesnya. Ia beranggapan pelaksana tes tidak terbuka.

"Sampai sekarang saya tidak mengetahui hasil tes masing-masing peserta. Makanya saya datang mau mempertanyakan hasil tes itu," kata Lukman.

BACA JUGA: Wabup Ketapang Kecewa Aksi Tabur Uang yang Dilakukan Dinas PU

Dijelaskannya ia merupakan satu di antara delapan orang yang mendaftar menjadi Balon Kades Sungai Kelik, Kecamaran Nanga Tayap. Setelah mengikuti tes urine, dua orang dinyatakan tidak lulus sehingga tersisa enam orang.

Lantaran ada enam orang dilakukan tes akademik untuk menyaring menjadi lima orang. Pada tes akademik itulah ia dinyatakan tidak lulus.

"Saya yang dinyatakan tak lulus. Makanya saya ingin tahu apa yang menyebabkan tidak lulus," ucapnya.

BACA JUGA: KPAID Kalbar Prihatin Ayah Hamili Anak Tiri di Ketapang

Ia mempertanyakan hasil tes akademik tersebut karena panitia tidak menyebutkan nilai tes masing-masing peserta.

Pihak panitia hanya mengumumkan nama-nama Balon Kades yang dinyatakan lulus tes akademik tersebut.

"Jadi saya ingin mengetahui nilai peserta yang lulus tes dan nilai saya berapa. Sehingga saya bisa tahu kekurangan nilai dan kelebihan nilai orang yang lulus di mana," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved