Benarkah Ada BPJS Palsu di Kalbar?

Kami imbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati jika ada yang menawarkan jasa pembuatan kartu JKN-KIS.Apalagi dengan syarat harus bayar.

Penulis: Nasaruddin | Editor: Mirna Tribun
JABARTRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi BPJS Palsu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Kepala unit pemasaran BPJS Kesehatan Cabang Pontianak Juliantomo mengatakan sejauh ini pihaknya belum menemukan informasi adanya kartu BPJS Kesehatan palsu di wilayah Kalbar. Namun demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati.

"Kami imbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati jika ada yang menawarkan jasa pembuatan kartu JKN-KIS. Apalagi dengan syarat harus bayar. Karena diawal pendaftaran peserta tidak dipungut biaya apapun, tetapi nanti setelah 14 hari sejak pendaftaran baru peserta membayar iuran ke nomor Virtual Account yang didapat pada saat pendaftaran diawal," katanya, Selasa (26/7/2016).

Tomo, sapaannya mengatakan, pembayaran iuranpun sesuai dengan peraturan presiden nomor 28 tahun 2016. Dimana untuk kelas 3 iurannya 25.500 per orang perbulan, kelas 2 iurannya 51.000 per orang perbulan, dan kelas 1 iurannya 80.000 perorang perbulan. Jadi bayarnya bukan sekali seumur hidup, tapi perbulan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved