KONI Melawi Minim Dana
Tentu saja ini menyulitkan kami dalam melakukan pembinaan, seharusnya pemerintah bisa lebih memperhatikan lagi.
Penulis: Try Juliansyah | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pendanaan bagi pembinaan atlet menjadi hal yang cukup penting, terutama bagi wadah yang menaungi, dalam hal ini KONI.
Namun dana yang diterima terkadang tidak sesuai dengan yang diharapkan yang berdampak pada pembinaan atlet, seperti yang dialami KONI Kebupaten Melawi.
Ketua KONI Kabupaten Melawi, Ridwan menilai dengan dana yang diperoleh sangat jauh dari proposal yang telah diajukan. Terlebih dana tersebut juga harus berbagai dengan 24 cabang olahraga di Kabupaten tersebut.
"Kami sudah ajukan dana ke pemerintah namun yang disahkan hanya 50 juta, ini sangat jauh menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Terlebih ini juga harus dibagi dengan masing-masing pengcab diluar biaya operasional KONI melawi," ujar Ridwan saat ditemui di Pontianak, Minggu (24/7/2016).
Seperti yang diketahui Pada pekan olahraga pelajar nasional tingkat provinsi belum lama ini, Kabupaten Melawi menjadi satu-satunya Kabupaten yang tidak mengirimkan atlet.
Ternyata hal serupa juga terjadi pada pembinaan atlet yang dinaungi oleh KONI Kabupaten Melawi yang terbilang sangat minim pendanaan.
"Tentu saja ini menyulitkan kami dalam melakukan pembinaan, seharusnya pemerintah bisa lebih memperhatikan lagi. Atlet juga membutuhkan gizi yang baik untuk dapat berlatih maksimal dan memberikan hasil terbaik di ajang kejuaraan," katanya.
Dengan minimnya dana inilah diakui oleh Ridwan, Kabupaten Melawi akan sulit berpartisipasi pada berbagai kegiatan di luar kabupaten tersebut. Tentu sedikit banyak ini juga akan berdampak pada pembinaan atlet di daerah tersebut.