Proyek Biodiesel Kapasitas 100 Ribu Ton Pertahun akan Hadir di Kalbar
Kalimantan Barat memiliki potensi yang sangat besar dan memiliki daya tarik tersendiri bagi investor asing.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kalimantan Barat memiliki potensi yang sangat besar dan memiliki daya tarik tersendiri bagi investor asing.
Hal ini dilihat dari mulai masuknya perusahaan besar seperti WHW dan terakhir investor Korea Selatan yang akan membangun pabrik pengolahan biodiesel di Kalbar. Hal ini sebagai tindaklanjut kerjasama dengan Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak beberapa waktu lalu.
Sejauh ini Korea Selatan sudah menggandeng dua institusi yaitu Gapki Kalbar dan Untan yang dilanjutkan dengan pertemuan dengan tema Rencana Investasi Pengembangan Biodiesel di Best Western Kalbar pada Kamis, (21/7/2016).
Ketua Harian GAPKI Kalbar, Idwar Hanis mengungkapkan pihaknya siap mendukung realisasi proyek pembangunan biodiesel tersebut dengan kapasitas 100 ribu ton per tahun atau 10 ribu ton per bulan.
GAPKI Kalbar dan Untan Pontianak yang melalui kegiatan penelitian, pelatihan, magang dan yang lainnya dapat menyusun formulasi yang lebih baik lagi kedepannya.
"Ini merupakan tindaklanjut kerjasama dengan Untan Pontianak. Dari GAPKI Kalbar yang juga hadir para pengusaha sawi menyatakan siap, tergantung infrastuktur dan fasilitas hilirisasi dan semuan yang terkait investasi, tapi saya yakin dengan gaung pembangunan infrastruktur yang didukung penuh, saya pikir terbantukanlah,” ujarnya kepada wartawan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/idwar-hanis_20160721_203001.jpg)