Waspada Keracunan Makanan Pasca-Lebaran
Untuk menghindari beragam penyakit, Dadang berharap kepada masyarakat menjaga pola makan.
Penulis: Ali Anshori | Editor: Steven Greatness
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kabid Penyehatan Lingkungan dan Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Dadang Fitrajaya meminta warga waspada dengan berbagai penyakit pasca lebaran.
"Sebab setelah satu bulan biasanya kita berhenti makan dan minum namun pada lebaran ini pola makan berubah sehingga berpotensi terjadinya berbagai penyakit," katanya saat ditemui di kantornya Senin (11/7/2016).
Dadang mengatakan, sampai dengan H+5 belum ada peningkatan kasus penyakit pasca lebaran, baik itu diare ataupun keracunan makanan.
"Yang kita waspadai saat ini keracunan makanan akibat pola makan yang salah. Makanya sebelum lebaran kita juga bentuk tim untuk memantau makanan. Sebab sebelumnya juga ada kasus keracunan makanan pada saat imlek dulu" jelasnya.
Dia menuturkan sampai dengan saat ini belum ada peningkatan kunjungan masyarakat ke puskesmas setelah lebaran. Bahkan sebaliknya terjadi penurunan mencapai 50 persen dibandingkan dengan hari biasa.
"Kita tidak tahu apakah sepinya kunjungan masyarakat ini karena memang warga sehat atau belum berkunjung. Kita berharap sih semuanya sehat. Kalaupun sakit saya berharap masyarakat jangan konsumsi obat toko namun harus berobat ke puskesmas sebab puskesmas juga buka 24 jam" ujarnya.
Untuk menghindari beragam penyakit, Dadang berharap kepada masyarakat menjaga pola makan, perbanyak makan buah-buahan dan melakukan aktifitas sehingga kesehatan badan tetap terjaga.
"Jangan sampai yang tadinya ada gejala diebetes dan kolestrol justru meningkat karena pola makan yang berlebihan" jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dadang-fitrajaya_20160711_141159.jpg)