Seruan Uskup Agung Pontianak Sambut Reuni 100 Tahun Nyarumkop

Uskup Agus meminta tim untuk menjadikan reuni 100 tahun ini sebagai moment mengevaluasi dan start untuk melangkah ke depan.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Marlen Sitinjak
Stefanus Akim/Tribun Pontianak
REUNI NYARUMKOP - Gubernur Kalbar Cornelis didampingi istri serta Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus dan Ketua Komisi Pendidikan KWI Martinus Dogma Situmorang OFM Cap dan Ketua Umum Alumni Persekolahan Katolik Nyarumkop Adrianus Asia Sidot dan istri membuka reuni di Nyarumkop, Jumat (8/7/2016). Stefanus Akim/Tribun Pontianak 

Laporan Reporter Tribun Pontianak: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Persekolahan Katolik Nyarumkop (PKN) menggelar perayaan syukur sekaligus Reuni Agung 100 tahun berdirinya tonggak pendidikan katolik di Kompleks PKN Kota Singkawang, Jumat (8/7/2016).

Uskup Agung Pontianak, Mgr Agustinus Agus mengatalan, reuni merupakan ajang bernostalgia dan saling mendukung dengan harapan memberi semangat baru.

"Reuni 100 tahun juga menjadi momentum evaluasi diri ke depan sehingga mampu menghasilkan alumni berkualitas," kata Uskup Agung, Sabtu (9/7/2016).

BACA: Alumni Nyarumkop Korwil Pontianak Siap Sukseskan Reuni Agung 100 Tahun

Uskup Agus meminta tim untuk menjadikan reuni 100 tahun ini sebagai moment mengevaluasi dan start untuk melangkah ke depan.

Hasil dari evaluasi digunakn sebagai acuan dalam perbaikan dan pembenahan supaya peran Seminari Nyarumkop dalam menghasilkan tokoh-tokoh seperti 20 hingga 40 tahun yang lalu dapat ditingkatkan kembali.

"Bagi semua alumni untuk bersama-sama bisa berbuat dan memberikan apa yang bisa diberikan untuk kemajuan seminari dan semua lembaga pendidikan yang ada di lingungan persekolahan ke depan," pesan Uskup.

BACA: Seminar Pendidikan Nyarumkop Sambut Reuni 100 Tahun

Ketua Alumni Persekolahan Katolik Nyarumkop, Adrianus Asia Sidot, mengatakan acara peringatan 100 tahun PKN merupakan momentum yang sangat tepat untuk mengenang jasa para perintis, pejuang dan siapa saja yang telah membesarkan nama PKN.

Sehingga PKN dapat melahirkan tokoh-tokoh penting. Khususnya etnis Dayak dan Katolik, di Kalimantan Barat dan di Tingkat Nasional seperti YC Oevaang Oeray, FC Palaun Soeka, Aloysius Aloy, Mgr Hieronimus Bumbun OFM. Cap, Mgr Agustinus Agus Pr dan lain sebagainya.

BACA: Nyarumkop Potensi Jadi Sentra Kerajinan Kulit Kapuak

"Begitu besar juga peranan penting para misionaris yang telah mendirikan PKN 100 tahun lalu. Hingga mampu bertahan sampai sekarang," kata Adrianus.

Bupati Landak ini menuturkan, reuni sangat strategis untuk menghimpun potensi kekuatan alumni yang tersebar di sejumlah tempat, bukan saja di Kalbar dan Indonesia, bahkan sampai ke luar negeri.

Ia berharap PKN menjadi The Center Of Excellent yang melahirkan manusia-manusia berkualitas dan memiliki kompetensi, skill dan berdaya saing tinggi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved