Presiden Vladimir Putin Teleponan Sama Obama, Omongin Apa?

Terkadang, situasi mendesak membuat keduanya terpaksa harus berada di sisi yang sama dan satu suara. Satu di antaranya adalah kasus di Suriah.

Tayang:
Editor: Marlen Sitinjak
Pinterest
Presiden Rusia Putin menghubungi Presiden AS, Barack Obama. 

TRIBUNPONTIANAK .CO.ID, MOSCOW - Hubungan Amerika Serikat dan Rusia memang kerap kali pasang surut. Ada kalanya kedua negara rukun, ada juga momen tegangnya.

Terkadang, situasi mendesak membuat keduanya terpaksa harus berada di sisi yang sama dan satu suara. Satu di antaranya adalah kasus di Suriah.

Pemerintahan Kremlin Rusia mengabarkan, Presiden Vladimir Putin telah menghubungi Presiden Amerika Serikat, Barack Obama untuk membicarakan beberapa hal-hal penting tersebut.

BACA: Putin Bentuk 'Tentara Super' Hadapi NATO Jika Perang Dunia III

"Kedua kepala negara serempak dalam upaya penanganan situasi di Suriah yang akan dilancarkan melalui kordinasi militer antar satu sama lain," demikian pernyataan resmi Kremlin seperti dilansir News Max, Kamis (7/7/2016).

Presiden Putin mengatakan kepada Presiden Obama tentang niatnya untuk menghimbau para kelompok oposisi moderat Suriah agar secepatnya melepas diri mereka atau hengkang dari lingkup Jabat Al-Nusa, yang terbukti merupakan jaringan dari kelompok teroris Al-Qaeda.

BACA: Madonna Kehilangan Kata-Kata di Depan Obama

Terlebih, Putin mensinyalir pentingnya penindaklanjutan diskusi perdamaian untuk wilayah tersebut. Selain itu,keduanya juga berbicara seputar isu Nargono-Karabakh, konflik antara Armenia dan Azerbaijan.

Presiden Putin memberitahukan Presiden Obama bahwa dirinya sudah menyelenggarakan sebuah pertemuan di mana kedua negara diundang untuk mendiskusikan solusi demi pencapaian perdamaian antar dua negara yang tengah dalam konflik itu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved