Begini Kisah Misteri Kampung Setan di Kabupaten Sinjai

Dikisahkan bahwa sekitar 35 tahun yang lalu Asbar (45) pernah tinggal bersama neneknya di kampung itu sekitar 2 tahun lamanya.

Editor: Marlen Sitinjak
apakabardunia.com
Kampung Setan di Sinjai 

Pada malam harinya dia bermimpi bertemu dengan dua orang wanita mengenakan mukena berjalan menuju Masjid. Wanita itu lalu menyapa Puang Katang dengan nada menampakkan kebencian, katanya, "Seandainya kamu tidak mengobati Asri (nama anak yang sakit), kami sudah membunuhnya, tapi kali ini hanya peringatan buat siapa saja yang sewenang-wenang menebang pohon tanpa terlebih dahulu meminta izin."

Kampung setan umumnya di huni jenis jin yang mayoritas berjenis kelamin wanita, dan memiliki seorang Ratu. Dahulu kala sampai saat ini, umumnya masyarakat pedesaan, ketika menemukan hal-hal yang bersifat gaib di katakannya ulah 'Setan'.

Padahal penamaan Setan dalam konsep ajaran Agama Islam adalah jenis makhluk gaib ciptaan Allah yang tidak dapat terlihat dengan pandangan mata biasa, tetapi dengan menggunakan pandangan mata bathin, mahluk dari golongan bangsa jin yang punya perilaku buruk.

Tidak semua jenis jin buruk, seperti halnya bangsa manusia. Kalaupun ada manusia yang punya masalah dengan jin, itu diakibatkan oleh ulah manusia itu sendiri karena tidak memahami aturan-aturan hidup dunia jin. (apakabardunia.com)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved