Operasi Ramadania 2016

Polda Siagakan 4.000 Personel Amankan Idul Fitri

Operasi kemanusiaan ini akan berlangsung mulai H-7 sampai dengan 16 hari kedepan.

Penulis: Ali Anshori | Editor: Steven Greatness

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Polda Kalbar akan menerjunkan 4.000 personel untuk pengamanan lebaran Idul Fitri 2016, dengan nama Operasi Ramadania 2016.

Operasi kemanusiaan ini akan berlangsung mulai H-7 sampai dengan 16 hari kedepan.

Kapolda Kalbar, Brigjen Musyafak berharap, dalam operasi itu semua pihak bisa saling kerjasama dalam rangka menjaga Kamtibmas.

Dia meminta kepada puskesmas terutama yang ada di jalur mudik lebaran bisa buka selama 24 jam.

“Kita akan dukung sepenuhnya kegiatan Pemda, kita akan back up, dengan kekuatan penuh. Namun demi kelancaran kegiatan ini kita juga harus saling mendukung, termasuk kepada petugas kesehatan diharapkan puskesmas yang menjadi lintasan pemudik bisa buka 24 jam,” kata Kapolda usai rapat lintas sektoral di Graha Khatulistiwa, Rabu (22/6/2016).

Musyafak, mengungkapkan, dalam operasi kemanusiaan kali ini pihaknya akan dibantu oleh jajaran TNI, dan dinas terkait lainnya, dari Pemprov Kalbar, serta ormas, sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa maksimal.

“Kita butuh banyak personel, ada dari perhubungan, ada Orari ada Pramuka kalau dihitung semua mungkin bisa mencapai 10 ribu, tujuannya kita kepingin wilayah Kalbar aman dan kondusif,” tuturnya.

Musyafak menambahkan, pengamanan di wilayah hukum polda Kalbar tersebut meliputi, laut, darat udara dan sungai. Namun yang menjadi perhatian khusus ini adalah jalur sungai, sebab kerawanan dalam angkutan air ini sangat potensial.

“Jangan sampai kapal muat untuk 20 orang di sini 60, sebab yang banyak terjadi kecelakaan biasanya di situ, nah kalau jalur darat tadi ada beberapa jalan yang dianggap rawan, ini diharapkan juga segera diperbaiki,” jelasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved