Pekerjaan Jalan Negara Ampar-Tayan-Sanggau Dinilai Terkesan Lambat
Pekerjaan ruas jalan negara yang dimulai sekitar pertengahan tahun 2015, masih belum menunjukkan progres yang menggembirakan.
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Parindu, Acang menilai pengerjaan jalan ruas jalan Negara Simpang Ampar-Tayan-Sanggau lambat.
Pekerjaan ruas jalan negara yang dimulai sekitar pertengahan tahun 2015, masih belum menunjukkan progres yang menggembirakan.
“Saya heran mengapa agak lambat pengerjaanya. Kita tidak tahu ada apa sebenarnya dengan proses pengerjaan itu, sudah hampir satu tahun lamanya dari mulai launching dulu, ” katanya, Senin (20/6/2016).
Dikatakan Acang, saat ini masih banyak masyarakat yang terkena debu jalan tersebut. Seharusnya untuk saat ini progress jalan itu sudah cukup mengembirakan, tapi kenyataanya tidak.
“Walaupun di depan Rumah saya sudah tidak kena debu lagi. Tapi kan kasihan yang lain masih terkena dampak debu dari jalan negara tersebut, ” jelasnya.
Kendati begitu, Acang mengucapkan terimakasih karena jalan yang sudah di impikan masyarakat akhirnya sudah mulai diperbaiki, kalaupun pengerjaanya terkesan lambat.
“Tapi memang begitu yang kita rasakan, agak lambat. Kita harap kedepan lancar-lancar saja, karena sudah hampir satu tahun mulai kerjanya, ” harapnya.