Gagahi Gadis Dibawah Umur, Bos Kafe di Bengkayang Dilaporkan ke Polisi
Ia tak menaruh curiga, sebab ML mengaku akan memperlakukan putrinya dengan baik bahkan akan menyekolahkan putrinya tersebut.
Penulis: Novi Saputra | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Bugas (36) warga Tengaran Kabupaten Sambas berharap aparat Polres Bengkayang berhasil dengan cepat menangkap ML, pria yang telah dianggapnya merusak masa depan Putri sulungnya.
Kata Bugas, ML telah melakukan pelecehan seksual terhadap Putri sulungnya yang baru berusia 16 tahun itu di tempat usaha milik ML.
Awalnya kata Bugas, putrinya ini bekerja ditempat ML di sebuah cafe di tepi laut di Sungai Duri Kecamatan Sungai Raya Bengkayang sejak November 2015 kemarin.
Ia tak menaruh curiga, sebab ML mengaku akan memperlakukan putrinya dengan baik bahkan akan menyekolahkan putrinya tersebut.
"Anak saya memang mau sekolah lagi, dia hanya tamat SMP jadi rencananya di Sungai Duri akan disekolahkan lagi oleh dia," kata Bugas, Senin (13/6/2016) di kantor Lembaga Bantuan Hukum Peka.
Namun pada awal 2016 kata Bugas, dirinya yang tengah bekerja dibidang konstruksi di Malaysia, mendapat kabar yang tidak menyenangkan terkait keadaan putrinya tersebut.
Awalnya kata dia, ibunya yang berdomisili di Sungai Jaga mendapatasukan dari warga jika cucunya tersebut sering kelihatan bersama ML. Warga curiga antara ML maupun putrinya terjalin hubungan yang tidak beres. Mau tahu cerita selengkapnya? BACA DI EDISI CETAK TRIBUN PONTIANAK EDISI BESOK, SELASA (14/6/2016).