Dewan: Investor Banyak Masuk di Kalbar Tapi Tak Berikan Manfaat
Pada hal keuntungan investor di Kalbar sangat besar. Tapi kurang memberikan manfaat bagi masyarakat sendiri.
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Kalbar, Yohanes Antonius Dopong menilai keberadaan investor yang ada di Kalbar belum memberikan maksimal dalam memberikan manfaat bagi masyarakat Kalbar. Karena angka pengganguran di Kalbar masih terus tinggi.
"Saya lihat investor yang masuk di Kalbar sangat banyak. Baik investor pertanian, perkebunan, investor lainnya. Tapi sayang belum masikan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," ujar anggota DPRD Kalbar dari fraksi Partai Nasdem tersebut kepada wartawan, Selasa (10/5/2016).
Yohanes menuturkan, investor di Kalbar belum bisa mengurangi angka pengganguran di Kalbar. Karena investor lebih mencari tenaga kerja dari luar, tidak mengutamakan tenaga kerja asal lokal. Sehingga angka pengganguran masih tinggi di Kalbar.
"Seharusnya investor mengutama tenaga kerja dari Kalbar. Kecuali kalau memang Kalbar tidak ada tenaga kerja. Pada hal sangat banyak tenaga kerja yang profesional dan sudah layak di Kalbar bekerja di perusahaan," ucapnya.
Menurut Yohanes, tidak ada gunanya banyak investor masuk ke Kalbar kalau tidak memberikan menfaat bagi masyarakat Kalbar. Pada hal keuntungan investor di Kalbar sangat besar. Tapi kurang memberikan manfaat bagi masyarakat sendiri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/investor_20160201_113056.jpg)