Beginilah Cerita Asal Muasal Kota Sintang

Napak tilas sebagai kilas balik dan memberikan pemahaman kepada masyarakat akan sejarah Sintang.

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Aksi teatrikal napak tilas sejarah Kota Sintang mewarnai peringatan Hari Jadi (Harjad) Ke-654 di Istana Al Mukarramah Sintang, Senin (10/5) pagi. Pemeran bertopi caping dan bersarung kuning memerankan pendiri Kota Sintang, Jubair Irawan I. 

Catatan sejarah telah menggambarkan bagaimana daerah yang menjadi titik pertemuan alur Sungai Kapuas dan Sungai Melawi ini tumbuh dan berkembang sudah sangat lama sehingga menjadi tempat yang tua dari sisi sejarah,” jelasnya.

Berdasarkan hasil analisis terhadap sejarah lahirnya Sintang yang bertumpu pada sumber-sumber dapat dipertanggungjawabkan secara historis, politis, yuridis, pedagogis dan ilmiah.

Selain itu, berdasar nilai moral tinggi dan luhur ditarik beberapa kesimpulan diantaranya penetapan Hari Jadi Kota Sintang berpijak pada tanggal Jubair Irawan I memindahkan pemerintahan dari Sepauk ke Sintang.

"Guna memberikan landasan hukum hari Jadi Kota Sintang, maka ditetapkan Peraturan Daerah Kabupaten Sintang Nomor 11 Tahun 2015 Tentang Hari Jadi Kota Sintang. Dan telah diundang-undangkan pada 27 November Tahun 2015 pada Lembaran Daerah Kabupaten Sintang 2015 Nomor 11," pungkasnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved