Kontraktor Harus Siap Lelang Elektronik

Selama ini proyek fisik di Melawi terlihat banyak karena proyek yang harusnya bisa dikerjakan secara langsung terpaksa dibuat paket kecil.

Penulis: Ali Anshori | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALI ANSHORI
MASJID MANGKRAK-Proyek pembangunan masjid Agung Melawi yang ada di Jalan Provinsi Km 7 terbengkalai sejak beberapa bulan terakhir, kondisi ini akibat mandegnya APBD Kabupaten Melawi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Kepala dinas PU Melawi Hinduansyah berharap gapensi bisa mendukung program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah. Maka dari itu gapensi diharapkan profesional dalam bekerja.

"Kedepan kita ingin bila ada proyek yang anggarannya memadai bisa dilakukan lelang. Bukan dilakukan Penunjukan Langsung (PL). Sebab seringkali pembangunan yang harusnya bisa diselesaikan jadi tidak selesai karena paket anggarannya kecil," kata Hinduansyah saat membuka musda gapensi III Melawi, Senin (25/4/2016).

Dia mengatakan selama ini proyek fisik di Melawi terlihat banyak karena proyek yang harusnya bisa dikerjakan secara langsung terpaksa dibuat paket kecil. Sehingga menghambat pelaksanaan pembangunan.

“Kita sesuaikan dengan kebutuhan, kalau memang harus lelang yang dilelang. Jangan sampai mengorbankan proyek harus di PL kan sehingga ujung-ujungnya malah tidak selesai, selama ini kasusnya seperti itu seolah-olah proyeknya banyak namun hasilnya justru tidak ada,” katanya.

Hinduansyah mengatakan gapensi merupakan mitra pemerintah dalam mendukung pertumbuhan dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Melawi. Dia berharapkan asosiasi ini tidak hanya menghimpun para kontraktor, tapi juga ada pembinaan dan peningkatan kemampuan anggotanya.

Dengan semakin banyaknya proyek fisik yang dianggarkan dari dana APBD maupun APBN serta penerapan lelang elektronik, kontraktor juga diminta untuk tetap siap menghadapi perubahan.

“Jangan sampai bikin penawaran saja masih mencari-cari orang. Mestinya setiap pengusaha jasa kontruksi sudah memahami ini, profesionalitas harus tetap diutamakan," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved