Percuma Zonasi Kawasan Konservasi Jika Dukungan Rendah

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan hari ini menggelar sosialisasi penataan zona dan blok kawasan konservasi di Hotel Aston Pontianak.

Penulis: Nasaruddin | Editor: Arief
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Front Pecinta Alam Cakrawala Kalbar, Jayadi HR mengatakan, tidak ada gunanya dilakukan bloking atau zonasi kawasan konservasi jika dukungan untuk kawasan rendah.

Menurutnya, yang terpenting dari semua itu adalah penguatan penjagaan penyangga kawasan agar tak dirusak. "Itu yang terpenting. Agar kawasan konservasi tidak rusak," katanya saat dihubungi, Rabu (6/4/2016).

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan hari ini menggelar sosialisasi penataan zona dan blok kawasan konservasi di Hotel Aston Pontianak.

Direktur Kawasan Konservasi pada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Listya Kusumawardhani mengingatkan pentingnya penataan zona dan blok sebagai dasar perencanaan pengelolaan dan pengembangan kawasan.

Maka dalam Rencana Strategis Kementerian LH dan Kehutanan Periode 2015 hingga 2019 telah ditetapkan satu di antara indikator kegiatan dari program konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya yaitu tersusunnya 150 dokumen penataan Kawasan Konservasi atau zonasi Taman Nasional maupun blok Kawasan Suaka Alam KSA/Kawasan Pelestarian Alam KPA non-Taman Nasional.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved