Pelaku Kejahatan Terhadap Anak Kebanyakan Orang Terdekat

di sekolah sebagai bagian dari kejahatan itu, sudah banyak kasus di mana guru mencabuli anak didiknya.

Penulis: Zulfikri | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RAYMOND KARSUWADI
Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, saat menyampaikan materinya dalam Rakor Kelembagaan Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak se-Kalimantan Barat Tahun 2016, Grand Mahkota Hotel, Pontianak, Rabu (23/3/2016) siang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kasus kekerasan, pelecehan, pencabulan maupun pemerkosaan terhadap anak, banyak di antara pelakunya adalah orang-orang terdekat korban.

"Predator-predatornya ada di 4 wilayah, terdekat dalam kehidupan kita sehari-hari," ujar Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak, Aris Merdeka Sirait, saat menyampaikan materinya dalam Rakor Kelembagaan Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak se-Kalimantan Barat Tahun 2016, Grand Mahkota Hotel, Pontianak, Rabu (23/3/2016) siang.

Para pelaku itu pertama adalah orangtua (bapak), ayah tiri, kerabat, saudara kandung, saudara tiri, tetangga dan lain-lain yang lingkungannya dekat dengan rumah kita.

Kedua, di sekolah sebagai bagian dari kejahatan itu, sudah banyak kasus di mana guru mencabuli anak didiknya.

Ketiga, di ruang terbuka publik ditempat bermain anak, banyak predator-predator anak mengintai.

keempat, di pondok-pondok pesantren, panti asuhan, asrama yang ada di sekolah dan lainnya.

"Jadi artinya bahwa kejahatan seksual itu selain angkanya terus menerus meningkat, predatornya adalah orang- orang terdekat," kata Arist.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved