Gerhana Matahari Total

Persiapan Pengamatan Gerhana Matahari, BPAA-LAPAN Pontianak: Kami Sudah Siap 99 Persen

Balai Pengamatan Antarariksa dan Atmosfer Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Pontianak mengklaim telah menyelesaikan persiapan pengamatan.

Penulis: Ishak | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISHAK
BPAA - LAPAN Pontianak rampungkan persiapan pelaksanaan pengamatan gerhana, tampak Kepala BPAA-LAPAN Pontianak Muzirwan memeriksa persiapan. Diperkirakan, setidaknya 250 sampai 300 orang akan berkumpul bersama-sama menyaksikan gerhana matahari, rabu (09/03/2016) pagi esok. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Balai Pengamatan Antarariksa dan Atmosfer (BPAA) Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Pontianak, mengklaim telah menyelesaikan persiapan pengamatan gerhana matahari 2016.

Hal ini disampaikan Kepala BPAA-LAPAN Pontianak, Muzirwan, saat ditemui di kantornya, Selasa (08/02/2016) siang. Hal yang sama diamini Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum BPAA-LAPAN Pontianak, Miswari.

"Kami sudah 99 persen siap. Tinggal penataan (kursi tamu) sedikit saja," ujarnya.

Dari pantauan lokasi, tenda berukuran enam gawang, berdiri kokoh. Posisinya tepat berada di bagian sebelah kiri depan banguan utama kantor BPAA-LAPAN Pontianak.

Dua layar lebar terpasang rapi di sisi kanan dan kiri tenda, pada layar ini, visualiasi pergerakan gerhana nantinya akan ditampilkan.

Di bagian depan, tepat di tengah-tengah antara dua layar utama, banner merah besar bertuliskan 'Pengamatan Publik, Fenomena Gerhana Matahari Sebagian, Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer Pontianak, 09 Maret 2016' yang menjadi background, juga telah dipasang rapi.

Di sisi kiri, menempel pada dinding gedung kantor, dua televisi monitor, berukuran sekitar 21 inch, juga telah siap. Layar ini nantinya akan terhubung langsung dengan teleskop pemantau utama, Sky Rover, untuk kemudian ditampilkan ke layar.

Selain itu, televisi monitor ini nantinya, juga bisa digunakan untuk terhubung pada live streaming, yang disiarkan oleh beberapa lembaga terkait yang juga menampilkal visualisasi gerhana dari daerah lainnya diseluruh Indonesia, via wibesite.

Sekitar 100 meter ke arah utara, di tengah - tengah lapangan, bertengger di atas tripot setinggi sekitar satu koma lima meter, teropong bertipe Sky Rover telah terpasang.

Teropong ini akan menjadi alat pengamatan utama yang langsung diarahkan ke gerhana matahari, dan juga diklaim telah siap digunakan untuk pengamatan pagi esok.

Meski kursi belum terlihat di lokasi tenda, Miswari mengatakan, pihaknya setidaknya akan menyediakan sekitar 230 kursi biasa, ditambah tiga sofa, untuk tamu dan undangan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved