Gerhana Matahari Total
Bagi Dua Tim, BPAA - LAPAN Rampungkan Persiapan di Masjid Raya Mujahidin
Tripod setinggi sekitar satu koma lima meter, telah terpasang di lantai empat menara Utama Masjid Mujahidin.
Penulis: Ishak | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer - Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (BPAA-LAPAN) Pontianak, Muzirwan, mengatakan, pihaknya membagi tim pengamatan gerhana menjadi dua tim.
Tim pengamatan pertama, akan ditempatkan di Kantor BPAA - LAPAN Pontianak, sedangkankan tim kedua ditempatkan di Masjid Raya Mujahidin Pontianak.
Hal ini disampaikannya kepada Tribunpontianak.co.id, di kantornya, Selasa (08/03/2016), saat dikonfirmasi mengenai persiapan pengamatan gerhana matahari sebagian di Kota Pontianak, yang diperkirakan terjadi pada Rabu (09/03/2016) pagi.
Persiapan tim pertama, yang ada di BPAA - LAPAN Pontianak, diakuinya telah 99 persen, hanya diperlukan sedikit penataan agar benar-benar siap 100 persen. Kekurangan ini pun dinilainya tak begitu berpengaruh signifikan pada hari pelaksanaannya, esok pagi.
Begitu pula dengan tim kedua, yang menyiapkan pemantauan di Masjid Raya Mujahidin Pontianak. Persiapannya juga dinilai telah rampung.
Dari pantauan di lokasi, Tripod setinggi sekitar satu koma lima meter, telah terpasang di lantai empat menara Utama Masjid Mujahidin.
Pada bagian atasnya, terlihat telah terpasang alat, yang juga telah ditutupi kotak seukuran 30 kali 40 sentimeter, dibungkus kantong plastik bening berukuran besar.
"Biar aman dari hujan kali bang," ujar satu diantara anggota satuan pengamanan Masjid yang sedang berjaga.