Tribun Explore Kalbar
Warung Bubur Pekong, Tempat Sarapan Pagi Populer di Singkawang
Selain dapat melihat Pekong (Vihara) Tertua di Singkawang, tak jarang wisatawan lokal, dan mancanegara singgah sebentar untuk menyantap Bubur Pekong.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNNEWS.COM, SINGKAWANG - Awali pagi hari anda di Kota Singkawang dengan mencari menu-menu sarapan pagi. Jika anda ingin mencari tempat sarapan yang cukup populer, di belakang Vihara Tri Dharma Bumi Raya pusat kota, tepatnya di Jl Selat Karman anda akan menemukan warung yang populer disebut Warung Bubur Pekong.
Di warung ini, bubur diracik dengan ikan teri goreng, irisan daging sapi, emping, lobak, kacang goreng, daun sop, bawang goreng. Ditambah kuah kaldu daging sapi.
Warung bubur yang dikelola Kartinah (62) ini telah ada sejak 40 tahun yang lalu. Yang dikelolanya sejak awal pernikahannya bersama suaminya (alm) Misno.
Satu porsi bubur di sini, hanya dijual seharga Rp 15 ribu. Tak heran, pengunjung pun silih berganti. Pengunjung tak hanya dapat menikmati bubur di dalam ruangan warung saja, di lorong luar, juga disediakan meja dan kursi. Anda dapat menyantap bubur di sambil melihat suasana kota.
Ditempat ini, selain dapat melihat Pekong (Vihara) Tertua di Singkawang, tak jarang wisatawan lokal, dan mancanegara singgah sebentar untuk menyantap Bubur Pekong.