Pengurus Baru GMKI Pontianak Benahi Internal
Kita berharap teman-teman badan pengurus cabang yang baru juga bisa fokus mengenai persoalan-persoalaan lingkungan yang ada di Kalbar
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Pontianak menggelar dies natalis ke-66 dan pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) GMKI Pontianak masa bakti 2016-2018 di Hotel Kapuas Dharma Jl Imam Bonjol Pontianak, Sabtu (13/2/2016) malam.
Senior yang juga Sekretaris Umum Kongres GMKI ke-34, Dr Agustinus Yan berharap melalui dies natalis, GMKI semakin aktif dalam pergerakan sesuai tantangan zaman yang terjadi saat ini.
Banyak isu-isu krusial yang harus disikapi dan disesuaikan dengan kegiatan teman-teman dalam mengelola sumber daya di GMKI.
"Mengenai pelantikan, setia pada perkara kecil, tetapi ada manfaatnya bagi orang lain dan jangan pernah putus asa, jangan pernah tersinggung bila mendapat kritikan dan masukan demi perbaikan organisasi," katanya.
Menurut Agus, tantangan kekinian banyak isu yang dapat dibahas seperti isu HAM, lingkungan, pendidikan termasuk perguruan tinggi. Sebenarnya ada sisi lain dibidang pendidikan, kalau dikatakan biayanya mahal, pemerintah pusat telah menyiapkaan beasiswa yang luar biasa bagi generasi yang berprestasi.
Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI, Ayub Manuel Pongrekun mengatakan, GMKI akan lebih fokus ke depannya pada persoalan lingkungan hidup yang juga menjadi menjadi tantangan dunia.
Selain itu juga akan mengadakan judisial review terhadap undang-undang pendidikan tinggi karena menyangkut semakin mahalnya biaya pendidikan serta mengerjakan judisial riview tentang keputusan bersama menteri.
"Kita berharap teman-teman badan pengurus cabang yang baru juga bisa fokus mengenai persoalan-persoalaan lingkungan yang ada di Kalbar," jelasnya.
Ia berharap GMKI Pontianak semakin banyak mengajak mahasiswa kristen bergabung dan melakukan konsolidasi terhadap organisasi kemahasiswaan lain serta melakukan partisipasi di tengah-tengah masyarakat.
Ketua BPC GMKI Pontianak, Kaleb Elevensi menuturkan, yang pertama dilakukan lembaga dengan kepengurusan baru ini yakni pembenahan internal, menguatkan jaringan dengan mengaktifkan dan membangun komisariat-komisariat baru.
"Kita akan menata pergerakan ke depannya, sesuai fungsi GMKI yang memiliki 3 bidang layanan yakni di gereja, perguruan tinggi dan masyarakat. Kita juga akan berfokus pada isu-isu diskriminasi agama, kesenjangan sosial masyarakat, serta lingkungan," jelasnya.
Menurut dia, kondisi di Kalbar yang perlu diberikan perhatian lebih yakni lingkungan dengan memberikan penyuluhan ke masyarakat, serta bakti sosial diwujudkan hidup di tengah masyarakat dan melihat persoalan mereka kemudian memberikan masukan.
"Desa dampingan inilah yang kita jajaki kemungkinan strategis untuk itu ke depannya," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bpc-gmki-pontianak_20160214_141210.jpg)