Tribun Election
Perselisihkan Hasil Pilkada, Kapolda Kalbar: Jangan Kerahkan Massa
Tunjukkan kita sebagai pemimpin, kita bisa menyelasaikan masalah sesuai dengan prosedur yang ada.
Penulis: Novi Saputra | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK - Kapolda Kalimantan Barat, Brigjen Arief Sulistyanto mengimbau agar pihak-pihak yang memperselisihkan hasil Pilkada Serentak untuk tidak mengutamakan pengerahan massa.
Kata Arief, proses pelaksanaan Pilkada yang aman, dewasa dan bermartabat sejauh ini, membuktikan masyarakar Kalbar cinta damai dan hal ini perlu dijaga hingga seluruh tahapan selesai.
"Tunjukkan kita sebagai pemimpin, kita bisa menyelasaikan masalah sesuai dengan prosedur yang ada ," kata Arief di Hangar Jananuraga Mapolda Kalbar, Senin (21/12/2015).
Sampai saat ini proses Pilkada bisa dikatakan berhasil. Karena situasi kemananan yang sangat kondusif. " Berhasil menyelenggarakan pilkada dengan sangat kondusif. kita selesaikan sampai dengan tahapan terakhir ," ujarnya.
Kata Arief dalam proses Pilkada serentak kita bisa menunjukkan bahwa wilayah kalbar bisa melaksanakan demokrasi dengan dewasa dan bermartabat. "ini harus dipertahankan.
apabila ada masalah belum selesai atau masih diperselisihkan agar dilakukan proses dan prosedur mekanisme hukum. Jangan menggunakan jekuatab massa.
kita tidak ingin terjadi gejolak ditengah masyarakat," tuturnya.
Seperti diketahui, ada tujuh wilayah Kabupaten di Kalbar yang melaksanakan pemilihan kepala daerah, masing-masing yakni Kabupaten Sambas, Ketapang, Bengkayang, Sekadau, Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kapolda-kalbar-brigjen-arief-sulistyanto_20151221_144807.jpg)