Pada Temu Teater se-Kalimantan, Terungkap Kisah Cinta yang Sudah 60 Tahun Terpendam

Pada akhirnya, kakek dan nenek tersebut juga saling mengungkapkan perasaan cintanya yang belum terungkap semasa mudanya

Penulis: Anesh Viduka | Editor: Arief
Pada Temu Teater se-Kalimantan, Terungkap Kisah Cinta yang Sudah 60 Tahun Terpendam - teater-topeng-pontianak-1_20151128_223226.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Satu diantara adegan lakon Yang Tertunda saat pementasan oleh Teater Topeng Pontianak pada pergelaran Acara Temu Teater se-Kaliamantan, di Taman Budaya Kalbar, Pontianak, Sabtu (28/11/2015) malam. Lakon ini menceritakan kisah cinta yang terungkap setelah 60 tahun
Pada Temu Teater se-Kalimantan, Terungkap Kisah Cinta yang Sudah 60 Tahun Terpendam - teater-topeng-pontianak-2_20151128_223307.jpg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Satu diantara adegan lakon Yang Tertunda saat pementasan oleh Teater Topeng Pontianak pada pergelaran Acara Temu Teater se-Kaliamantan, di Taman Budaya Kalbar, Pontianak, Sabtu (28/11/2015) malam. Lakon ini menceritakan kisah cinta yang terungkap setelah 60 tahun.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pada format 5, pementasan dari sanggar Teater Topeng Pontianak dengan lakon yang berjudul "Yang Tertunda" berhasil memukau penonton yang memadati setiap sudut ruangan Taman Budaya, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (28/11/2015) malam.

Lakon yang dibalut dengan komedi romantis tersebut menceritakan tentang cinta yang tak pernah terungkap antara seorang pemuda bernama Fahrizal kepada seorang wanita bernama Vira, hingga mereka menjadi seorang kakek dan nenek.

Setelah 60 tahun ia memendam rasa itu, akhirnya sang pemuda yang sudah menjadi kakek tersebut memberanikan diri untuk mengungkapkan segala rasa yang ada. Dia mengundang sang nenek yang telah lama tak dijumpainya, untuk bertemu di sebuah taman.

Pada akhirnya, kakek dan nenek tersebut juga saling mengungkapkan perasaan cintanya yang belum terungkap semasa mudanya. Itulah bagian dari adegan teater yang digelar dalam rangka temu kangen teater se-Kalimantan.

Kepala Taman Budaya Kalimantan Barat, Sabarhati Duha dalam sambutannya mengatakan temu teater se-Kalimantan ini adalah bagian dari upaya Taman Budaya se-Kalimantan dalam melaksanakan misinya untuk melestarikan dan mengembangkan budaya bangsa Indonesia secara umum, khususnya Kalimantan.

"Harapan kami Temu teater se-Kalimantan ini dapat berlangsung setiap tahunnya, kami harapkan dukungan semua pihak baik pemerintah maupun swasta, sanggar dan para seniman dapat merumuskan kembali pelaksanaan Temu Teater se-Kalimantan ini berlangsung setiap tahun," katanya.

Temu Teater se-kalimantan yang ke-8 ini berlangsung sejak 25-30 November mendatang, dengan tema " Ayo Terus Berkarya Dari Kalimantan Untuk Indonesia, dan akan menampilkan 11 lakon dari empat provinsi di Kalimantan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved