Pilkada Serentak

Sortir Berlapis Surat Suara Pilkada Melawi, Ini Tujuannya

Jadi tiga kali sortir nantinya, pertama tukang lipat mengepak masing-masing satu ikat 30 surat suara

Penulis: Ali Anshori | Editor: Arief

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ali Anshori

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - KPU Melawi melakukan penyortiran surat suara secara berlapis, mulai dari tukang lipat, skretariat KPU, dan terakhir, melibatkan PPK, panwas dan petugas keamanan.

Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya surat suara yang tertukar seperti terjadi pada pemilu legislatif beberapa waktu lalu.

"Jadi tiga kali sortir nantinya, pertama tukang lipat mengepak masing-masing satu ikat 30 surat suara, kemudian setelah itu dihitung kembali oleh sekretariat, dan yang terakhir dari PPK, disaksikan panwas dan aparat keamanan, jika semuanya menyatakan oke baru kita segel," kata Ketua KPU Melawi, Julita ditemui di kantornya, Kamis (19/11/2015).

Julita mengungkapkan, dengan sortir berlapis yang melibatkan banyak pihak, maka kemungkinan kecil surat suara bisa tertukar atau ada yang kurang. Selain itu, kata Julita jikapun pada saat itu ada yang kurang atau yang tertukar bisa langsung ketahuan.

"Ya ini belajar dari pengalaman pada saat pileg lalu, dimana banyak sekali surat suara yang tertukar antara dapil satu dengan dapil lainnya," katanya.

Sebelumnya, Julita menerangkan surat suara yang dicetak disesuaikan dengan jumlah DPT Pilkada Melawi plus 2,5 persen surat suara cadangan. Hitungan surat suara cadangan juga dihitung dari masing-masing TPS.

Bukan dikalikan global 2,5 persen dengan total DPT. Melainkan disesuaikan dengan jumlah pemilih di masing-masing TPS, dan proses pelipatan juga harus sesuai dengan SOP.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved