Dandim 1207/BS Kota Pontianak Semarakkan Parade Senja

Sekitar 300 siswa-siswi dari berbagai sekolah dan Pangkalan Gugus Depan se-Kota Pontianak mengikuti Parade Senja yang dilangsungkan...

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK/RIZKY PRABOWO RAHINO
Ratusan siswa-siswi dari berbagai sekolah dan Pangkalan Gugus depan se-Kota Pontianak mengikuti upacara Parade Senja Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pontianak yang dilangsungkan di Lapangan Pesantren Al-Ikhsan II, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Rabu (28/10). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Sekitar 300 siswa-siswi dari berbagai sekolah dan Pangkalan Gugus Depan se-Kota Pontianak mengikuti Parade Senja yang dilangsungkan di Lapangan Pesantren Al-Ikhsan II, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Rabu (28/10/2015).

Parade Senja ini merupakan Program Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pontianak di Tahun 2015 dan diselenggarakan secara bergilir di enam Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kota Pontianak. Parade Senja ini diikuti oleh para pramuka mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak dan Pandega.

Parade Senja juga dihadiri seluruh pengurus dan pembina-pembina pramuka, anggota Muspida Kota Pontianak selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Perwakilan Walikota Pontianak, DPRD, Kapolresta Kecamatan Pontianak Utara, Dandim 1207/BS Kota Pontianak dan lain-lain.

Parade diisi dengan pertunjukan berbagai macam atraksi dari para anggota pramuka. Mulai dari Tari Saman, atratksi tongkat, membuat tandu, marching band, senam simapore dan berbagai atraksi lainnya. Para anggota Pramuka terlihat gesit dan tegas dalam menampilkan atraksinya. Kekompakan jelas terlihat dari gerakan dan teriakan yang sama dari para anggota Pramuka.

Jelas terlihat kreativitas dari masing-masing dalam mengkreasi permainan sederhana menjadi sesuatu yang mengasyikan dan menghibur bagi siapa saja yang memandangnya. Pertunjukan paling menguras perhatian adalah saat 20 anggota Pramuka menampilkan pertunjukan parodi berbalut lagu-lagu kocak.

Di akhir penampilan parodi, mereka menyelipkan goyangan khas grup lawak, Warkop Dono Kasino Indro (DKI), yang sempat booming saat Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan mempraktekannya kembali medio 2013 lalu.

Sontak aksi ini pun diikuti gelak tawa semua yang hadir, termasuk para pejabat yang duduk di kursi depan. Setelah lebih kurang 90 menit pertunjukanpun usai, para anggota pramuka kemudian berkumpul dalam barisan-barisan di tengah lapangan mengikuti komando dari para Komandan Regunya. Parade Senja dilanjutkan dengan acara puncak yakni penurunan Sang Saka Merah Putih oleh para anggota pramuka yang bertugas.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Dandim 1207/BS Kota Pontianak, Kolonel (Inf) Jacky Ariestanto. Upacara pun berlangsung dengan khidmat dan lancar tanpa celah.

Usai upacara, Dandim menyatakan kendati dirinya dirundung keletihan akibat padatnya aktivitas, ia masih menyempatkan waktu untuk ikut dalam semarak parade dan memotivasi seluruh pramuka.

Pramuka, kata Dandim memiliki makna penting bagi generasi muda bangsa dan bertujuan untuk memupuk rasa cinta tanah air bagi generasi penerus bangsa.

"Pramuka sebagai wadah anak-anak dan pemuda dalam rangka membina mereka dengan rasa cinta tanah air, bela negara, membentuk budi pekerti, termasuk disiplin. Ini merupakan salah satu gerakan positif. Diharapkan mereka bisa menjadi generasi yang unggul," ungkapnya kepada Tribun Pontianak, Rabu (28/10/2015) petang.

Pengalaman dirinya saat pernah mengikuti pramuka dahulu, diceritakan Dandim terdapat dasar-dasar bela negara yang kini bermanfaat bagi dirinya. Lewat Pramuka, semua anggota mendapatkan keterampilan khusus seperti tali temali, simaphore, morse, baris-berbaris, kemah, hingga jurit malam. Menurutnya, semua sangat bermanfaat dan menjadikan diri kreatif dan inovatif.

Dikatakannya, dasar-dasar Bela negara tak hanya terdapat pada pramuka. Kegiatan lain seperti Resimen Mahasiswa, Paskibra dan Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan pendidikan menuju bela negara.

Lanjut dia, Kementerian Pertahanan menegaskan Program Bela Negara bagi setiap warga negara. Program Bela Negara sendiri lebih difokuskan kepada usia-usia produktif. Pramuka tambah dia, sebagai cikal bakal Bela Negara.

Jika pramuka dikaitkan dengan peringatan Hari Sumpah pemuda, kata Dandim sangat erat kaitannya. Dimana mengingatkan kembali, memacu, membina dan memberi arah ke depan bagi para generasi muda yang nantinya akan menerima estafet guna melanjutkan keberlanjutan bangsa dan negara.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved