2016, BPS Lakukan Sensus Ekonomi

Pendataan lengkap seluruh kegiatan ekonomi yang ada di wilayah Indonesia atau dikenal Sensus Ekonomi akan kembali dilakukan pada 2016 mendatang.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Mirna Tribun

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Pendataan lengkap seluruh kegiatan ekonomi yang ada di wilayah Indonesia atau dikenal Sensus Ekonomi akan kembali dilakukan pada 2016 mendatang. Dalam rangka memperkenalkan metode baru Sensus Ekonomi yang dilakukan sepuluh tahun sekali ini, BPS Provinsi Kalbar menggelar sosialisasi dengan tema "Sukseskan Sensus Ekonomi 2016 Dengan Menyediakan Informasi Untuk Pengembangan Usaha dan Daya Saing Bangsa" yang berlangsung di Mahkota Hotel, pada Kamis (22/10/2015).

Kepala BPS Provinsi Kalbar, Badar mengatakan Sensus Ekonomi bertujuan mengumpulkan dan menyajikan data dasar seluruh kegiatan ekonomi sebagai landasan bagi penyusunan, perencanaan, dan evaluasi pembangunan. Mengenai siapa yang dilakukan pendataan adalah semuanpelaku usaha yang ada di Indonesia baik perusahaan, pemerintah, Rumah Tangga dan lembaga non profit.

Pelaku usaha tersebut diantaranya restoran, supermarket, hotel, bank, jasa konstruksi, sekolah, Rumah Sakit, usaha online, sektor non formal serta tempat ibadah,ormas dan PMI.

Sedangkan sektor yang dilakukan pendataan diantaranya 19 sektor kecuali pertanian. Diantaranya pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, pengadaan listrik, gas, uap air panas dan udara dingin. Termasuk diantaranya pengadaan air maupun limbah serta daur ulang sanpah dan aktivitas remidiasi dan juga konstruksi.

Sektor lainnya adalah perdagangan, pengangkutan dan pergudangan, penyediaan akomodasi dan makan minum, informasi dan komunikasi, aktivitas keuangan dan asuransi, real estat, aktivitas profesional, penyewaan, pendidikan, kesehatan, kesenian, hiburan, dan rekreasi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved